panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
home > Gaya >> Blog
20 Agustus 2007 | 03:21 wib
Catatan si Jago Makan:
Tuntutan Profesi atau Perut?
image

Hampir tiap hari makan bakso. Ini seperti sudah menjadi ritual wajib. Setelah bakso baru bebek. Meski tak separah bakso, menu yang satu ini cukup membuatnya tak bisa berpaling. Paling tidak seminggu sekali. Lalu Mi Ayam, Soto Madura, Sate Kelapa, Rawon Setan, Pecel, dan mungkin masih banyak yang lain.

Dalam sehari bisa makan sampai 6 kali. “Eh, nggak ding, kadang ampe 7,” ia meralatnya. Belum sempat saya menuntaskan keheranan saya, ia menambahkan “Jangan salah, ada ngemil-nya juga. Bakso, Pangsit, Siomay, Rujak” Ya ampun….bener-bener doyan makan ini orang!!!

Namanya Manda Roosa. Tapi lebih dikenal dengan panggilan “Mendol”. Lengkapnya La Mendol. Sekilas nama ini seperti diambil dari bahasa Italia. Tapi sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali. Penjelasan lebih detailnya di sini.

“Nama Mendol adalah nama pemberian Mbah Kakung saya. Ini nama panggilan di keluarga dan saudara-saudara. Nama Mendol, merujuk pada makanan khas dari olahan tempe bosok, yang bentuknya padat seperti pembawaan saya,” jelasnya.

Baiklah, untuk lebih mengakrabkan, saya akan panggil pemilik blog jagomakan.blogspot.com ini dengan nama Mendol. Isi blognya apalagi kalau bukan soal makan, urusan yang tak jauh dari perut. Ada Puding, Nasi Goreng, Donat, Durian, Pecel, Bakso Bakar, Pecel Terong, dan masih banyak menu-menu lainnya.

Sepertinya ibu satu anak ini doyan banyak jenis makanan. Setelah saya desak, ia membeberkan makanan yang menjadi pantangannya. Ada dua jenis makanan yang membuatnya bergidik, yaitu jika dia disuguhi Udang dan Lobster. Ada apa gerangan?

“Soal yang tidak suka, ini bukan masalah selera. Tapi saya punya alergi sama yang namanya udang dan lobster,” jawabnya memberi alasan.

“Wueh..kalau ada acara food taster, teman wartawan suka ngerjain saya dengan memesan menu ini. Dan mereka tertawa puas, ketika saya cuman bisa ngiler ngeliatin,” tambahnya.

Manda adalah seorang jurnalis, spesialis menulis masalah kuliner. Ia bekerja untuk Majalah East Java Traveler dan Majalah Surabaya City Guide, dua unit usaha dari Mossaik Communications yang berada di bawah manajemen Suara Surabaya Media.

Jelas saja pengalaman dan pengetahuannya soal dunia kuliner ini sudah tak diragukan lagi. Bagaimana tidak, selain memang sebagai jurnalis kuliner, sudah jauh hari, atau istilah arek Surabaya, “sudah dari sono”-nya ia punya kegemaran mencicipi makanan-makanan enak.

“Blog ini sebenarnya merupakan behind the scene, dari liputan saya. Di sini bisa dilihat perjuangan saya bangun pagi-pagi untuk nongkrongin penjual sate kelapa. Atau cerita,di mana saya terpaksa menelan bulat-bulat makanan yang pedas, sekedar membahagiakan si pemiliknya. Atau sekedar berbagi informasi bagaimana nasib akhir sebuah donat yang sudah tidak laku. Semuanya adalah cerita-cerita yang tidak mungkin saya ungkap di majalah karena lebih ke pengalaman personal,” jelasnya tentang ihwal pembuatan blognya yang rame dikunjungi para blogger itu.

Sejak awal Manda memfokuskan blognya hanya menceritakan masalah kuliner. Dia mengangankan blognya ini kelak bisa menjadi rujukan bagi siapa saja yang ingin sharing atau mencari informasi tentang pusaka kuliner di nusantara dan sekaligus untuk turut melestarikan makanan khas daerah.

Usahanya mengasuh blog kuliner itu telah membuahkan hasil. Bulan Mei lalu, Manda dinobatkan sebagai maskot Partai Komunitas Bangau Mania, yang simpatisannya direkrut dari kalangan yang doyan jajan. Selamat ya, siapa tahu jika kelak partai ini bisa maju dalam pemilu mendatang, Manda bisa diusulkan menjadi Menteri Urusan Pangan!

Berkah lainnya, Manda pernah diundang oleh salah seorang pemilik resto yang membaca blognya. Ia diundang untuk mencicipi dan makan gratis, sebagai imbalannya, ia punya kewajiban moral untuk menulis laporannya di blog.

“Itulah kenapa saya menulis di profile saya. Kuli tinta yang menemukan surga dunia di dalam pekerjaannya sebagai jurmalis kuliner. Hampir setiap datang liputan, saya selalu disuguhi makanan yang ujung-ujungnya gratis bahkan dibawakan oleh-oleh. Yang exciting, saya pernah makan steak yang harganya setengah juta… Gratisss. Pernah dibungkusin 12 bungkus pecel, karena penjualnya suka sekali diliput. Satu besek besar jenang dodol, bahkan sampai pernah keracunan cokelat gara-gara saya habisin sendiri dua kotak besar cokelat. Tapi nggak bakal kapok kok....hehehe”.

Jika banyak orang yang menjalani profesi karena tuntutan kebutuhan, lain halnya dengan Manda. Ia mendapatkan profesi yang klop dengan hobi. Makanya ia kerap memesan menu tambahan di luar jatahnya sebagai taster. Manda masih berbaik hati, oleh-oleh dari hasil perburuannya sebagian ia bagi-bagikan ke rekan-rekan kerjanya di kantor.

Namun karena kegemaran makan bukan hanya berlaku ketika dia menjalankan tugasnya sebagai jurnalis kuliner, tapi juga dalam kehidupannya sehari-hari, diakuinya sebagian gaji habis untuk urusan yang satu ini. Kalau sudah begini, apakah ini layak disebut berkah atau musibah. Entahlah, toh suaminya tak terganggu akan porsi makan istrinya yang berlebih, bahkan sebagian gajinya yang dihabiskannya untuk kesenangannya itu.

Di luar kesibukannya sebagai jurnalis kuliner dan mengurus keluarga, tak disangka ia masih sempat menjadi pengajar di sebuah sekolah modeling. Haaa? Bagaimana ceritanya, apa dia pernah menjadi model?

“Iya, Model Galian Kendor, puass!!!,” jawabnya seperti meniru Tukul yang tengah membalas olok-olok dari audiens. Bukan ia membela, tapi malah mempertegas olokan itu.

“Ngajar dan kuliner memang punya persamaan. Sama-sama urusan perut.,” jawabnya penuh canda.

Ternyata ujung-ujungnya perut juga. Dasar si Jago Makan!

Muhamad Sulhanudin


++++

Versi blog bisa diakses di blog.suaramerdeka.com Anda juga bisa mengusulkan blog anda atau punya teman untuk direview oleh redaksi.

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
24 Mei 2012 | 08:16 wib
Dibaca: 610
image
23 Mei 2012 | 10:55 wib
Dibaca: 398
image
22 Mei 2012 | 10:09 wib
Dibaca: 597
image
21 Mei 2012 | 12:07 wib
Dibaca: 736
image
19 Mei 2012 | 08:53 wib
Dibaca: 1312
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER