panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
31 Agustus 2014 | 00:26 wib
God Bless, Gairah Musisi Tua yang Tak Pernah Padam
­
image

foto: vocusrock.blogspot.com

MENGUSUNG formasi XV, God Bless tak kehilangan daya magisnya sebagai grup band legendaris. Bisa jadi, ini seiring nafas perjalanan panjang kelompok musik tersebut yang sangat berwarna.

Kesan itulah yang tertangkap jelas dalam pagelaran mereka yang bertajuk "Super Music ID To Commemorate God Bless 1973-2014" di Convention Hall Hotel Haris Bandung, Sabtu (30/8) malam.

Formasi termuktahir God Bless adalah Achmad Albar (68) sebagai frontman, gitaris Ian Antono (63), basis Donny Fatah Gagola (64), kibordis Abadi Soesman (65), dan anggota termuda mereka, drumer Fajar Satritama (44).

Malam itu, mereka menggebrak dengan "Bla Bla Bla" yang menghentak dan bertenaga. Tanpa jeda, komposisi "Musisi" menggelontor. "Azasi" menyusul. Iyek yang muncul dengan kostum hitam-hitam mengaku tak mau banyak basa-basi. Terlebih, profil grup band tersebut disajikan dalam bentuk multimedia. Seribuan penonton pun bergemuruh.

Meski senior, vokal Iyek yang berat mengalun kuat dalam harmoni. Termasuk dalam lagu "Anak Adam" yang cukup bertenaga. Demikian pula "Timur Membara" yang komposisinya diwarnai bunyi gamelan.

Secara akustik, "Balada Sejuta Wajah" juga mampu menyihir. Koor lirik pun menggema seperti halnya sambutan atas "Syair Kehidupan". Suasana semakin menghangat begitu komposisi "Panggung Sandiwara". Masih dengan sentuhan akustik. Tanpa diminta, penonton nyanyi bareng. Iyek, Ian, dan Donny tampil dengan kostum putih.

Konser yang tergelar itu berusaha pula menghadirkan penggalan-penggalan episode God Bless dalam kiprah empat dekadenya. Di antaranya bongkar pasang personil kendati belakangan sosok Iyek, Ian, dan Donny seolah tak terpisahkan sebagai roh God Bless.

Dalam rangkaian konser yang dibesut Megapro Communication itu, dihadirkanlah kibordis Jockie Suryoprajogo (59), figur yang termasuk dalam formasi paling awal grup tersebut dalam konser itu memberi arti lain.

Bukan sekadar nostalgia, tapi semangat kuat mereka yang dalam usia sepuhnya masih semangat berkiprah. Terlebih, konser itu juga bukan lagi ajang pembuktian. Proses bermusik yang terus mengalirlah yang ingin disampaikan.

"God Bless merupakan fenomena kreativitas dan mampu membangkitkan musik Indonesia, dan itu terbuktikan oleh waktu. God Bless menjadi sumur pengabdian pada seni musik Indonesia. Bisa dibilang kami sudah melakukan kewajiban sebagai insan musik Indonesia," kata Jockie.

Maka energi yang tercurah itu tak pernah padam, sekali pun rata-rata personilnya sudah di atas 60 tahun, kesegaran God Bless dituangkan lewat sejumlah karyanya yang sudah melegenda. Proses kreatif itu, berkarya dan beraksi di panggung tak pernah berhenti.

Dalam konser itu, sejumlah formasi emas God Bless dihadirkan. Tiga sosok sentral itu, plus Jockie dan Teddy Sujaya (drummer), dan Eet Sjahranie sehingga grup itu tampil dengan dua gitaris, bersatu padu kembali. "Srigala Jalanan", "Kehidupan", "Semut Hitam", "Trauma", dan "Menjilat Matahari" datang membuncah.

Dalam konser itu, mereka berinteraksi pula dengan generasi musik yang lebih muda. Kesempatan itu diberikan kepada kelompok musik, Kotak. Tantri, Chua, dan Cella pun menggeber "Maret 1989". Kolaborasi pun dilakukan secara grup. "Bis Kota" langsung dipacu disambut applaus dan koor massa. Power kuat Tantri dan Iyek benar benar mencengkram lagu tersebut.

Selebihnya, mereka terus menghipnotis penonton yang tak henti-hentinya larut dalam pemenuhan kerinduan akan suguhan dengan menu tersendiri dari grup legendaris itu. "Rumah Kita" menjadi ending pertunjukan selama sekitar dua jam yang penuh tenaga itu.

(Setiady Dwi/CN19)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 22:52 wib
Dibaca: 69374
image
05 September 2014 | 22:46 wib
Dibaca: 65946
image
05 September 2014 | 22:43 wib
Dibaca: 64878
image
05 September 2014 | 22:37 wib
Dibaca: 63968
image
05 September 2014 | 22:33 wib
Dibaca: 62969
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER