
(suaramerdeka.com/ Doc)
JAKARTA, suaramerdeka.com - Aktris asal Australia Naomi Watts didapuk menjadi Putri Diana dalam sebuah film biopic berjudul "Caught In Flight." Pada film itu, Watts akan berlakon sebagai sosok Putri Diana pada masa dua tahun menjelang kematiannya.
Meski sempat tidak percaya dirinya telah menandatangani perjanjian untuk berlakon di film drama itu, Watts langsung mengatakan kegembiraannya dipercaya menjadi sosok seorang putri yang sangat dikenal dan disayangi publik itu.
"Ini sebuah kehormatan bagi saya dipercaya melakoni sebuah peran yang sangat ikonik. Sosok Putri Diana yang sangat disayangi juga dihormati siapa saja dan namanya telah mendunia. Kesempatan ini adalah tantangan besar bagi saya, sebelum sampai di layar lebar," ujar Watts kepada majalah Variety seperti dilansir Access Hollywood, Jum'at (10/2).
"Caught In Flight," sendiri akan disutradarai oleh Oliver Hirschbiegel, tetap akan bersetia dengan cerita yang telah disepakati bersama. Yaitu fokus pada masa dua tahun kehidupan mantan permaisauri Pangeran Charles itu, sebelum maut menjemputnya.
Masa yang diklaim sebagai masa dimana Putri Diana benar-benar menemukan kebahagiaan yang sejati. "Karena pada masa itu, untuk kali pertama sang Putri diperkenankan untuk terlibat aktif dalam kegiatan internasional untuk melakukan kampanye sekaligus menggalakkan kegiatan kemanusiaan," imbuh majalah itu.
Adapun latar belakangnya akan banyak mengambil setting penceritaan di berbagai daerah di Inggris.
Dalam masa persiapannya berlakon sebagai Putri Diana, Watts juga sedang disibukkan untuk berlakon sebagai salah satu ikon besar lainnya, yaitu, ikon perempuan berambut blonda yang telah mendunia, siapa lagi kalau bukan sosok kontraversial Marilyn Monroe.
Aktris berusia 43 tahun itu, dilaporkan juga sedang mengikuti proses kasting untuk berlakon sebagai aktris bom seks itu dalam film berjudul, "Blonde," yang akan disutradarai Andrew Dominik, dan skenario yang ditulis Joyce Carol Oates.
(Benny Benke/CN33)