
JAKARTA, suaramerdeka.com - Gelaran akbar tahunan Grammy Awards ke-54 akan berpuncak pada Minggu, 12 Februari nanti, dan akan disiarkan stasiun TV CBS ke berbagaai penjuru dunia dari Staples Center, Los Angeles. Sebagai gelaran penghargaan bagi insan musik yang paling dinanti, berbagai prediksi banyak menunjuk jika penyanyi Inggris Adele akan meraih penghargaan paling banyak. Bahkan majalah terbitan AS Slant terang-terangan menuliskan jika Adele bakal merajai Grammy Awards terbanyak tahun ini. Meski nama Adele bersama Foo Fighters, dan Bruno Mars "hanya" mendapatkan enam nominasi, dibelakang nama Kanye West yang mengantongi tujuh nominasi.
Contohnya, untuk kategori RECORD OF THE YEAR, via single bertajuk "Rolling in the Deep," Adele diprediksi bakal dengan mudah menyisihkan single "Holocene," (Bon Iver), "Grenade," (Bruno Mars), "The Cave," (Mumford & Sons), dan "Firework," (Katy Perry). Kesolidan sejumlah single yaang terangkum di album Adelle dituding sulit diimbangi oleh sejumlah album lainnya.
Turunannya, untuk kategori ALBUM OF THE YEAR Adele yang perkasa di album 21 juga dijagokan bakal menyisihkan album Wasting Light (Foo Fighters), Born This Way?(Lady Gaga), Doo-Wops & Hooligans (Bruno Mars) dan Loud (Rihanna). Meski banyak prediksi yang terbelah yang menjagokan nama Rihanna, juga Gaga tapi sangat dipercaya kesuksesan Adele tahun ini masih sulit dibendung sejumlah pesaingnya.
Demikian halnya untuk kategori SONG OF THE YEAR, via single "Rolling in the Deep," Adele lagi-lagi diprediksi akan kembali menyisihkan pesaingnya. Yaitu "All of the Lights," (Kanye West featuring Rihanna, Kid Cudi, dan Fergie), "The Cave," (Mumford & Sons), "Grenade," Bruno Mars, dan "Holocene," (Bon Iver).
Tapi untuk kategori BEST NEW ARTIST sejumlah pemerhati lebih menjagokan nama Bon Iver, mengungguli The Band Perry, J. Cole, Nicki Minaj dan Skrillex. Meski banyak suara juga yang menilai nama Minaj lebih pantas menerima anugerah ini ketimbang nama Bon Iver.
Apapun itu, prediksi tetaplah prediksi yang kebenaran prediksinya jauh dari kemutlakan. Meski dasar pertimbangannya tidak juga serta merta dapat diabaikan. Seperti dikategori BEST POP DUO/GROUP PERFORMANCE nama mendiang Amy Winehouse ditimbang bakal menjadi yang terbaik. Menggusur single apik "Body and Soul," yang dibawakan Tony Bennett dan Amy, juga "Dearest," (The Black Keys), "Paradise," (Coldplay), "Pumped Up Kicks," (Foster the People), "Moves Like Jagger," (Maroon 5 dan Christina Aguilera).
Amy Winehouse diprediksi akan bersaing keras dengan "Moves Like Jagger" yang dibawakan dengan ciamik oleh Maroon 5 dan Christina Aguilera. Juga Coldplay yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Sedangkan untuk BEST TRADITIONAL POP VOCAL ALBUM, album Duets II, milik Tony Bennett dinilai paling banyak berpeluang memenangi kategori. Menyisihkan album The Gift (Susan Boyle), In Concert on Broadway (Harry Connick Jr.), Music Is Better Than Words (Seth MacFarlane), dan What Matters Most (Barbra Streisand). Nama besar Bennet sebagai legenda hidup dan materi lagu di album itu yang melibatkan sejumlah bintang terang termasuk mendiang Wenehouse dituding menjadi
alasan, album ini akan mengatasi pesainya.
Untuk kategori BEST DANCE RECORDING single "Call Your Girlfriend," milik Robyn diberi kehormatan bakal mengungguli pesainyanya seperti "Raise Your Weapon," (Deadmau5 dan Greta Svabo Bech), "Barbra Streisand," (Duck Sauce), "Sunshine," (David Guetta dan Avicii), "Scary Monsters and Nice Sprites," (Skrillex), dan "Save the World," (Swedish House Mafia). Bagaimana dengan kategori BEST RAP/SUNG COLLABORATION? Tam[aknya single keroyokan berjudul "All of the Lights," milik Kanye West, Rihanna, Kid Cudi, dan Fergie ditimbang mempuynyai kasn yang paling besar untuk mengalahkan sejumlah pesaingnya. Seperti "Party," (Beyonc? & Andr? 3000), "I'm on One," (DJ Khaled, Drake, Rick Ross, dan Lil Wayne), "I Need a Doctor," (Dr. Dre, Eminem, dan Skylar Grey), "What's My Name?," (Rihanna dan Drake), dan "Motivation," (Kelly Rowland dan Lil Wayne). Untuk kategori ini perdebatan berlangsung sengit, sebab dinilai keunggulan masing-masing nominator sangat tipis. Jadi prediksi bisa sangat tidak tepat sama sekali.
Lain halnya untuk kategori BEST RAP ALBUM dimana single "My Beautiful Dark Twisted Fantasy" milik Kanye West dinilai mempunyai kemungkinan paling besar untuk menjadi jawara. Menyisihkan pesainyanya seperti "Watch the Throne", (Jay-Z dan Kanye West), "Tha Carter IV", (Lil Wayne), "Lasers", (Lupe Fiasco) juga "Pink Friday", (Nicki Minaj). Keberpihakan sejumlah pemerhati musik di AS terhadap West sebab dinilai pesaingnya menyajikan materi yang masih kalah tipis dengan kualitas musik yang dimiliki West. Kalaupun ada kekeliruan, paling-paling kategori ini jatuh kepada nama Minaj.
Dan untuk kategori BEST SHORT FORM MUSIC VIDEO, lagi-lagi klip video berjudul "Rolling in the Deep," milik Adele yang disutradarai oleh Sam Brown diprediksi bakal menang. Mengalahkan klip video yang tak kalah apiknya "Yes I Know," milik Memory Tapes (sutradara Eric Epstein), "All Is Not Lost," OK Go (Itamar Kubovy, Damian Kulash, dan Trish Sie), "Lotus Flower," Radiohead (Garth Jennings), "First of the Year (Equinox)," Skrillex (Tony Truand) dan "Perform This Way," "Weird Al" Yankovic ("Weird Al" Yankovic). Apakah Adele akan benar-benar merajai Grammy Awards 2012?
(Benny Benke/CN34)