
NEW YORK, suaramerdeka.com - Siapa mengira jika Sofia Vergara (39) dipilih sebagai "perempuan yang paling banyak diinginkan" atau Most Desirable Woman of 2012. Memang, dari bentuk tubuhnya yang dinilai sempurna atau berbody gitar, hingga cara berdandannya yang sanggup menarik perhatian setiap kaum Adam, hal itu dinilai tidak mengagetkan. Tapi yang mengherankan, dia sanggup mengalahkan sejumlah nama sohor lainnya, untuk menduduki nomor satu dalam jajak pendapat yang dilakukan situs AskMen.com dalam daftar "99 Most Desirable Women of 2012".
Yang lebih mengejutkan, dalam situs AskMen.com pembacanya terangkum dari berbagai latar belakang usia. Tiba-tiba, secara mengejutkan artis cantik asal Kolombia itu berhasil menyisihkan model tenar Sports Illustrated-Kate Upton, sekaligus bintang film The Girl with the Dragon Tattoo's, Rooney Maram, serta model terkenal Victoria's Secret Miranda Kerr, yang berada pada urutan ke 2, 3, dan 4.
Sebagaimana dilaporkan Us Weekly, Kamis (2/2), bintang terang yang gemar membuat kontroversi layaknya Scarlett Johansson hanya berada pada nomor 7, menyusul di belakangnya nama terang lainnya Kim Kardashian yang berada pada nomor 8.
Sedangkan aktris cantik dan seksi Megan Fox nyaris berada di dasar klasifikasi, atau di nomor urut 96, dua tingkat di atas nama pesohor dari Inggris, Pippa Middleton. Yang terpaut jauh dari kakak perempuannya yang anggun Kate Middleton, yang berada pada nomor urut 11.
Sayangnya, tidak disebutkan bagaimana parameter yang digunakan untuk menempatkan seorang artis pada nomor urut 1 hingga 99 oleh jumlah pembaca yang membuka laman AskMen.com itu.
Yang pasti, telah menjadi rahasia publik, Vergara paling heboh dalam berdandan, dan pandai menjaga kesentosaan bentuk tubuhnya di usianya yang tidak lagi muda. Bahkan baru-baru ini diberitakan Vergara datang ke gelaran SAG Awards, Minggu lalu, dengan mengenakan pakaian dalam produk Guiliana Rancic, yang sangat-sangat tipis. Sehingga nyaris tidak terlihat dia sedang mengenakan celana dalam. Sehingga dinilai mampu menimbulkan sensasi liar bagi siapa pun yang melihatnya, karena menimbulkan gairah yang konon sulit diterjemahkan.
(Benny Benke/CN15)