
JAKARTA, suaramerdeka.com - Setelah dinilai sukses menyutradarai film Emak Ingin Naik Haji, Lenong Bocah, dan Rumah Tanpa Jendela, Aditya Gumai kembali bersiap merilis film Ummi Amanah. Dalam media junket sekaligus penayangan behind the scene film bergenre drama religi itu, di Gedung Film, Jakarta, Kamis (1/12), Gumai mengatakan, dalam menggarap film ini dia mengajak kerja sama dengan sejumlah pemain bintang.
Di antaranya Nani Wijaya, Paramitha Rusady, Revalina S Temat, Zee Zee Shahab, Ali Zainal, Ruben Onsu, Aa Gatot Brajamusti, dan Atie Kanser. Film berdurasi 104 menit dalam format HVD (red cam) yang kemudian ditransfer pada celluloid 35 MM itu. "Secara garis besar bernarasi tentang seorang penceramah wanita yang mempunyai tujuh anak dengan persoalannya masing-masing," kata Gumai.
Dia berharap film ini dapat memotret persoalan keluarga di Indonesia. Sekaligus memberikan tuntunan selain tontonan. Karena, menurutnya, banyak nilai-nilai positif dalam keluarga yang akan dituturkan di film ini. Seperti makna penting ikatan sebuah keluarga.
Untuk mendapatkan sudut pandang cerita yang berbeda, Gumai lebih menyoroti ironi-ironi kehidupan sehari-hari para pelakonnya. "Jadi, film ini sangat layak tonton, " ujarnya.
Lebih kurang 4000 ibu-ibu pengajian dari berbagai majelis taklim turut dilibatkan dalam penggarapan film yang menurut rencana akan dirilis pada 5 Januari 2012 ini. Aris Muda dari Multivision, berharap pendistribusian film Ummi Amanah sebagai pembukan film Indonesia di tahun 2012, diharapkan dapat merangsang para pembuat film lainnya mengangkat tema serupa, dan mulai meninggalkan tema-tema film horor dan komedi seks yang cenderung meminggirkan akal sehat.
Paramitha Rusadi yang mengaku selama syuting berlangsung dengan sangat menyenangkan, berharap film ini dapat memberikan sesuatu kepada penonton. "Anda tahu, syuting itu in the blood bagi saya. Jadi, saya senantiasa merasa senang setiap menjalani proses syuting, apalagi proses syuting film ini menyenangkan," kata Rusadi.
Hal senada dikatakan aktris senior Nani Wijaya, yang mengaku setelah sekian lama bergelut dalam dunia film, "Baru di film ini saya kembali mendapat kepercayaan berlakon sebagai salah satu peran utama," katanya.
Bagaimana pendapat Revalina S. Temat ihwal film ini? "Ini film khusus untuk para ibu-ibu di Indonesia, karena memotret kehidupan ibu-ibu kita. Jadi, selain filmnya dalem, juga natural," katanya.
(Benny Benke/CN15)