panel header


DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
Jangan Gampang Sakit Hati Manakala Musibah Menimpa Diri, Jangan Sedih Manakala Kehilangan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 November 2010 | 19:12 wib
Arumi Masih Misterius, Orangtua Tetap Mengandalkan Pengacara
­
image

Suara Merdeka CyberNews. Kaburnya Arumi Bachsin tetap masih misterius dan menyisakan cerita panas. Terlebih setelah pertemuan wakil keluarga dengan Arumi di kantor KPAI beberapa waktu lalu juga sangat mengecewakan, Arumi enggan keluar apalagi setelah kenyataannya yang ada kala itu orangtua Arumi, Maria Lilia Persh dan Rudy Bachsin juga tidak hadir melainkan hanya diwakilkan paman dan kuasa hukumnya saja. Kondisipun semakin pelik setelah orangtua Arumi merasa terhakimi oleh KPAI belum lagi nama artis Malaysia Miller yang ikut pula diseret dalam pusaran masalah ini.

Ditemui secara khusus pada Senin (29/11), Ketua KPAI Hadi Supeno menilai tak ada yang mengecewakan apalagi gagal saat pertemuan dengan wakil keluarga Arumi. "Kita ingin colling down dulu, karena kalau makin dihebohkan seperti dalam pemberitaan selama ini tidak akan membantu perkembangan dari Arumi sendiri."

Keberadaan Arumi sendiri sampai saat ini masih dirahasiakan KPAI demi keamanan dan kenyamanan yang bersangkutan terutama secara psikis, juga menurut pemantauan KPAI memastikan kondisi artis remaja ini sangat baik. "Kami dengan keluarga sedang bermusyawarah mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan ini karena Arumi benar-benar membutuhkan perlindungan."

Menurut KPAI lagi, pihaknya tidak akan menghambat proses bertemunya Arumi bersama keluarga akan tetapi sejauh ini keluarga Arumi (orangtua) masih lebih mengedepankan pengacara dalam menyelesaikan persoalan putri mereka bukan berusaha melakukan pendekatan humanis antara orangtua dan anak. Memang butuh waktu akan tetapi pihak KPAI memastikan kedua orangtua Arumi bisa mewujudkan pertemuan ibu dan anak itu bisa dilakukan secepatnya.

"Saya setuju saja tapi ada kondisi-kondisi yang harus disejui sebelumnya misal kondisi anak belum stabil tolong jangan dipaksakan, dan itu hak orangtua secara pengasuhan jika ingin bertemu," tukasnya.

(Nv@/CN15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
18 Mei 2013 | 19:36 wib
Dibaca: 346
image
image
18 Mei 2013 | 18:57 wib
Dibaca: 232
image
18 Mei 2013 | 18:54 wib
Dibaca: 450
image
17 Mei 2013 | 14:29 wib
Dibaca: 402
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER