panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 Maret 2010 | 16:11 wib
Opick
Menghidupkan Bakat Lama
image

Suara Merdeka CyberNews. Keinginan Aunur Rofiq Lil Firdaus, atau yang lebih tenar dengan nama Opick akhirnya kesampaian. Mantan penyanyi rock kelahiran Jember, 16 Maret 1974, yang akhirnya menancapkan namanya sebagai salah satu solois pria penembang lagu-lagu religius itu, benar-benar menjadi nyata. Dulu, kenangnya, sejak duduk di bangku SMA dia sudah akrab dengan dunia seni peran dan teater.

''Hanya karena saya lebih menitikberatkan pada dunia nyanyi, dunia seni peran untuk sementara waktu saya tinggalkan,'' katanya ketika mengumumkan persiapan rilis film terbarunya berjudul Di Bawah Langit, di Jakarta, Rabu (10/3).

Kini, setelah berbilang tahun lewat, dia akhirnya bisa memproduksi sebuah film atas biayanya sendiri. Bertindak sekaligus sebagai pemeran utama, produser, penulis skenario, music director hingga sutradara, dia berharap karya perdananya di dunia film tidak mengecewakan.

''Apalagi film ini menyoroti kisah cinta segitiga lebih secara Islami''. Dan diantara kisah cinta itu, imbuh dia, ada sisipan unsur pendidikan. Nah, keinginan menyajikan sebuah drama percintaan yang lain itulah, yang membuatnya sudi berpayah-payah harus menabung demi membiayai sendiri film berdurasi 90 menit itu.

''Karena bukan tak yakin film ini tak akan diterima sejumlah produser jika saya tawarkan, tapi saya lebih suka tidak ada interverensi dalam proses penciptaannya''.

Atas alasan itulah, dia berharap lewat bendera Tombo Ati Pictures, akan lahir film-film yang mengusung semangat lain. Dalam artian, memberikan tontonan sekaligus tuntunan kepada penonton. Sehingga, ujar pemilik album Istighfar (2005), Semesta Bertasbih (2006), Ya Rahman (2007), Cahaya Hati (2008), Di Bawah Langit Mu (2009), dan Mari Shalawat (2010) itu, penonton mendapat suguhan film yang sehat.

(Benny Benke/CN15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
24 Mei 2012 | 17:07 wib
Dibaca: 580
image
24 Mei 2012 | 16:00 wib
Dibaca: 190
image
24 Mei 2012 | 15:02 wib
Dibaca: 307
image
24 Mei 2012 | 14:04 wib
Dibaca: 449
image
24 Mei 2012 | 13:00 wib
Dibaca: 240
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER