
Nicholas Charles Sparks yang dikenal sebagai salah satu novelis papan atas Amerika Serikat, sepertinya tidak akan pernah kekeringan ide. Novelis kelahiran 31 Desember 1965 itu, sebelumnya dikenal via karya novelnya yang telah difilmkan seperti Message in a Bottle, A Walk to Remember, The Notebook, hingga Nights in Rodanthe.
Kini, di novel terbarunya yang juga telah diangkat ke atas layar lebar berjudul Dear John, namanya kembali mengemuka. Dikenal sebagai novelis yang mahir melaraskan antara kisah cinta, tragedi, tubrukan nasib, dan kedalaman religi kristiani, membuat karyanya senantiasa ditunggu publik Abang Sam.
Dari 15 novelnya, memang baru enam yang telah diangkat ke layar lebar, termasuk novel The Last Song, yang menurut rencana rilis dalam bentuk layar lebar 31 Maret mendatang. Sedangkan novel teranyarnya yang masih dalam proses produksi film, yaitu True Believer, dan The Lucky One, diharapkan mulai dapat dinikmati publik global pada 2011, dan 2012.
Batu uji sang serdadu
Lalu apa yang istimewa dengan cerita Dear John? Suguhan romantismenya. Demikian ulasan hampir semua pemerhati film. Film Dear John dibintangi oleh Channing Tatum dan Amanda Seyfried dibawah arahan sutradara Lasse Hallstrem. Premis utama cerita film ini mengait pada sosok seorang dara muda nan ayu bernama Savannah Lynn Curtis (Amanda Seyfried), dan John Tyree (Channing Tatum).
John adalah serdadu pasukan khusus Army Special Forces. Yang bermasalah dengan dirinya sendiri, ketika mengetahui Savannah, orang yang dikasihinya, menjalin pertunangan dengan orang lain. Meski sebelumnya, mereka telah menjalani perkasihan jarak jauh lewat media surat menyurat.
Hal itu harus terjadi, ketika John harus memperpanjang kontrak kerjanya pasca peristiwa tragedi 11 September 2001, dan harus ditempatkan di medan perang. Dari sinilah drama bermula, ketika makna cinta dihadapkan dengan batu uji yang sebenarnya. Dan Sparks sangat dipercaya, mahir menghadirkan drama, dalam balutan romansa yang konon menjadi santapan utama para pembaca, dan penonton film wanita. Yang dicitrakan gemar dengan cerita berderai air mata.
(G20/Nv@)