panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 Januari 2010 | 15:25 wib
Jamrud
Lebih Keras, Lebih Baik?
image

Jamrud, salah satu grup rock tersukses dalam sejarah musik Indonesia datang lagi. Kali ini, dengan album anyar Best of the Best yang merangkum 17 lagu hits, mereka bersiap mewarnai tahun 2010 ini dengan nuansa rock yang kental. Benarkah demikian?

Dalam rilis album yang masteringnya di matangkan di Benchmark Mastering, Sydney, Australia, dan digarap oleh Don Bartley yang menurut Log Zhelebour, sang produser, tahu betul karakter band bentukan tahun 1995 itu, kerasnya nuansa rock itu memang hadir.

Dari 17 lagu yang dirangkum sejak album pertama tahun 1996, hingga yang terakhir, 90% sebagaimana dikatakan Aziz, gitaris dan motor Jamrud, mengalami penyempurnaan komposisi. ''Hasilnya, jauh lebih keras dan lebih segar,'' katanya sebelum menggelar konser Jamrud Menyambut Trend Musik 2010 di Jakarta, kemarin (10/01).

ke-17 lagu itu diantaranya Putri, Kabari Aku, Terima Kasih, Pelangi di Matamu, Nekad, Ulang Tahun, Surti Tejo, Berakit-rakit, Dokter Suster, Asal British, Waktu Mandi, Ningrat, Naksir Abis, dan Viva Jamers.

Dengan menghadirkan lagu daur ulang tapi dibungkus dalam aransemen anyar, baik Aziz maupun Log, berharap kebangkitan musik rock yang pernah booming tahun 80-an hingga 90-an dapat terulang kembali. Dengan demikian, imbuh Log, cerita tentang band ''menye-menye'' atau band pop cengeng, yang gemar menyajikan lirik dan warna musik pop Melayu cengeng, akan berakhir.

Jamrud, yang hanya menyisakan dua personil lawasnya, yaitu Azis Mangasi Siagian (gitar), dan Ricky Teddy (bass), sepeninggal Herman (drum), dan sang ikon Krisyanto (vokal), kini hadir dengan tiga personil muda tambahan. Donald (vokal), Danny (drum), dan Irwan (gitar) diharapkan dapat memberikan peruntungan tersendiri atas keberadaan Jamrud versi baru.

Berkenaan dengan citra Jamrud yang terlanjur dilekatkan dengan sosok Krisyanto, vokalis yang mundur, karena ingin lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga, dan bersyiar agama itu, Log dan Azis berharap dapat ''ditutup'' lewat sosok Donald. Meski lebih enerjik dan mempunyai corak vokal yang tidak berbeda jauh dengan pendahulunya, Donald sekaligus diharapkan dapat menghapus bayang-bayang kebesaran nama Krisyanto.

Untuk mewujudkan rencana ini, enam video klip dari rencana 17 video klip yang akan digarap, sosok Donald akan terus diupayakan dipajang dalam video klip. Selain itu, dalam waktu dekat ini, rencana konser keliling Indonesia telah dimatangkan Log. Karena, dengan menggelar konser dan mengingatkan kembali kepada generasi pencinta musik rock baru, diharapkan penjualan dalam bentuk fisik atau CD dan kaset, dan bukan dalam bentuk ring back tone (RBT) akan tinggi.

Selain itu, Log tidak berharap dengan penjulan lewat RBT, karena dianggapnya ''memperkosa'' estetika sebuah lagu utuh, yang hanya diputar selama 30 detik-an. ''Padahal membuat lagu dan mengkomposisi musik kan bukan pekerjaan mudah,'' katanya. Jika rencana marathon konser Jamrud nanti benar-benar terwujud, maka grup band asal Cimahi itu akan memperpanjang catatan panjangnya lebih dari 300 kali menggelar konser sejak tahun 2000.

(Benny Benke/Nv@)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
24 Mei 2012 | 17:07 wib
Dibaca: 223
image
24 Mei 2012 | 16:00 wib
Dibaca: 157
image
24 Mei 2012 | 15:02 wib
Dibaca: 248
image
24 Mei 2012 | 14:04 wib
Dibaca: 400
image
24 Mei 2012 | 13:00 wib
Dibaca: 229
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER