panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
05 September 2014
Tak Etis jika Tetap Dilantik

JAKARTA-Menteri ESDM Jero Wacik merupakan anggota DPR terpilih periode 2014-2019. KPK berpandangan, tidak etis kalau sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat itu tetap dilantik. Meski demikian, KPK tetap menyerahkan jadi atau tidak Jero dilantik kepada Komisi Pemilihan Umum dan DPR. ”Tapi kok rasanya tidak etis kalau dilantik, apalagi sampai ada sumpah jabatan.

Sementara dia disumpah, statusnya tersangka. Kan nggak enak juga didengar di telinga,” ujar Kepala Biro Humas KPK Johan Budi. Johan juga yakin, Jero merupakan warga negara yang taat hukum. Karena itu, KPK menyarankan Jero fokus menjalani proses hukum.

Johan juga menegaskan, penetapan tersangka tidak ada kaitannya dengan pelantikan. ”Jadi kami tidak terpengaruh apakah dia dilantik atau tidak. Tidak ada pengaruh dalam proses hukum yang dilakukan KPK,” tegasnya. Di sisi lain, Presiden Susilo Bambang Susilo Yudhoyono akan segera memanggil Jero Wacik setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau waktunya memungkinkan, besok (hari ini-Red) akan memanggil Pak Jero,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung. Chairul juga memastikan Jero juga akan segera mengundurkan diri dari jabatannya.

“Info yang saya terima, Pak Jero meminta sekretaris jenderal (Kementerian ESDM) mempersiapkan surat pengunduran diri,” ujarnya. Menurut Chairul, dia dan SBY sangat prihatin dengan apa yang dialami oleh Jero Wacik. Namun, apa pun yang terjadi, kementerian ESDM tidak akan berhenti bekerja.

Menteri Keuangan Chatib Basri menjamin proses pembahasan RAPBN 2015 tidak terganggu status hukum Jero. “Kan ada yang menggantikan. Kementerian ESDM adalah institusi, namanya bukan Jero Wacik,” tegas Chatib di gedung DPR. Jero seharusnya mewakili pemerintah dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR untuk membahas asumsi harga minyak Indonesia (ICP) dan produksi minyak dan gas bumi pada Kamis (4/9).

Namun, jadwal tersebut ditunda sehubungan dengan status Jero Wacik sebagai tersangka. Menurut Chatib, Jero akan melapor terlebih dulu kepada Presiden SBY. Penundaan ini, lanjut Chatib, tidak akan berlangsung lama. Proses pembahasan RAPBN 2015 juga harus diselesaikan dalam waktu dekat, mengingat presiden baru akan dilantik pada 20 Oktober. (J13,J10,viva-59)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER