panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
05 September 2014
PT PGK Berharap Bulan Ini
Revitalisasi Kanjengan Mandek
  • Pedagang Tunggu Kasasi

SEMARANG - Proses revitalisasi Pasar Kanjengan mandek. Hingga kini, tak jelas rencana dimulainya kegiatan yang diawali dengan pembongkaran bangunan di Blok C dan D.

Kubu pedagang maupun PT Pagar Gunung Kencana selaku pemilik bangunan dan juga Pemkot belum mencapai kesepakatan bersama. Kuasa hukum pedagang, Slamet Haryanto menegaskan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil kasasi atas gugatan terhadap keputusan Pengadilan Negeri yang memerintahkan pembongkaran.

Dia menilai, keputusan itu belum tetap. Selain itu, pihaknya juga masih berharap pada mediasi yang didorong oleh Komnas HAM. ”Beberapa bulan lalu, pedagang dan Pemkot telah bertemu dalam sebuah mediasi. Hasilnya adalah diperlukan pertemuan lagi untuk membahas lebih lanjut rencana pembongkaran,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mendengar bulan lalu Komnas HAM telah mengundang Pemkot dan PT Pagar Gunung Kencana dalam sebuah pertemuan. Namun, di pertemuan tersebut pihak PT Pagar Gunung Kencana dilaporkan tak datang. Sementara bulan lalu, pedagang juga menerima surat dari PT tersebut yang meminta pedagang segera meninggalkan tempat karena mereka akan melakukan pembongkaran pada 21 Agustus.

Pihaknya menolak selama putusan kasasi belum ada. Pengacara PT Pagar Gunung Kencana, Krisworo bersama Roedhi Setiawan mengakui, pihaknya berencana melakukan pembongkaran akhir bulan lalu.

Namun hal itu urung dilakukan karena tanggal tersebut bertepatan dengan pengumuman MK menyangkut pilpres. Roedhi mengungkapkan, pihaknya mengeluarkan surat tersebut karena ada teguran dari Pemkot. ”Kami menerima teguran kali kedua dari Pemkot lewat surat yang ditandatangani Kepala Bagian Hukum, Abdul Haris, akhir Juli. Isi surat itu memperingatkan kami agar segera melaksanakan pembongkaran secara sukarela,” ujarnya.

Soal mediasi, Roedhi menegaskan, hal itu sebenarnya tak terkait dengan perintah pembongkaran. Pihaknya menghormati upaya Komnas HAM tapi dia menegaskan, proses pembongkaran gedung C dan D Pasar Kanjengan tetap akan dilakukan. Lantas kapan pembongkaran akan dilakukan setelah bulan lalu gagal? Keduanya menegaskan, bulan ini. (H35,H71-39)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER