panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
05 September 2014
Premium di Sejumlah SPBU Habis

PEKALONGAN- Stok bahan bakar minyak (BBM) jenis premium bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pekalongan habis, Kamis (4/9).

Akibatnya, warga kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar tersebut. Dari pantauan Suara Merdeka, papan pengumuman ”Premium Habisî terlihat di sejumlah SPBU. Di antaranya di SPBU 44.511.12 Jalan Gajah Mada dan SPBU Tirto. Satpam SPBU Jalan Gajah Mada terlihat memasang papan pengumuman ”Premium Habisî melintang di pintu masuk SPBU tersebut. ”Kuota premium subsidi hari ini habis.

Tersedia pertamaxî, begitu penjelasan dalam papan pengumuman yang dipasang tersebut. Manager SPBU 44.511.12 Jalan Gajah Mada, Lukas Mukijat Jusuf mengatakan, kelangkaan premium di tempatnya sudah terjadi sejak Senin (1/9). Menurut dia, hal itu terjadi akibat adanya kendala dalam pendistribusian.

”Ada kendala dalam distribusi. Informasi yang saya dapat, kapal tangker pembawa premium mengalami kendala teknis sehingga tidak bisa merapat ke pelabuhan," tutur Lukas.

8 Kiloliter

Menurut dia, dalam kondisi normal, SPBU Jalan Gajah Mada mendapat suplai premium sebanyak 16 Kiloliter (KL) yang didistribusikan satu kali dalam 36 jam sekali atau satu setengah hari.

Namun dengan adanya kendala tersebut, pihaknya hanya mendapat suplai 8 KLsaja. Dijelaskannya, dengan suplai 16 KL, premium masih ada sampai distribusi selanjutnya. Namun dengan suplai 8 KL, habis hanya dalam waktu satu hari. ”Makanya, dalam empat hari ini premium di sini sering kosong selama setengah hari," ucapnya.

Ia mencontohkan. Pada Rabu (3/9), SPBU Jalan Gajah Mada kehabisan premium sejak pukul 17.00 hingga pukul 19.00. Sedangkan pada Selasa (2/9), premium habis pada pukul 19.00 hingga pukul 22.00 sebelum akhirnya mendapatkan distribusi premium lagi. Namun menurut dia, Pertamina sudah memberi garansi distribusi akan kembali normal pada Jumat (5/9). Kondisi berbeda terjadi di SPBU 44.511.04 Jalan Merdeka.

Karena sejumlah SPBU kehabisan premium, warga akhirnya menyerbu SPBU tersebut. Antrean motor terlihat mengular hingga ke jalan. Manager SPBU 44.511.04 Jalan Merdeka Tri Paryono mengatakan, antrean panjang di SPBU Merdeka sudah terjadi sejak Senin (1/9) akibat kosongnya premium di sejumlah SPBU.

Menurut dia, SPBU Merdeka juga kehabisan premium pada Selasa (2/9). Namun karena terjadi pada pukul 01.00 dini hari, hal tersebut tidak mengganggu pelayanan kepada konsumen. "Kalau malam sudah sepi. Tapi paginya sudah disuplai kembali,” tuturnya. SPBU Merdeka mendapat suplai premium 15 KL.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan premium. Khuzani (31), warga Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan mengatakan, karena kesulitan mendapatkan premium, akhirnya ia beralih ke pertamax. ”Saya sudah berputar ke sejumlah SPBU di Wiradesa dan di Kota Pekalongan. Namun hampir di semua SPBU, premiumnya habis. Akhirnya saya membeli Pertamax," kata dia. (K30-15,48)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER