panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Kesehatan
03 September 2014
Fisioterapis Sebuah Karier Menjajikan
  • Oleh Hilmi ZF Soen

FISIOTERAPI merupakan ilmu yang menitikberatkan untuk menstabilkan atau memperbaiki gangguan fungsi alat gerak/fungsi tubuh yang terganggu yang kemudian diikuti dengan proses/metode terapi gerak.

Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.778 Tahun 2008 tentang Pe­doman Pelayanan Fisioterapi di Sarana Kesehatan, fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu dan atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak, dan komunikasi. Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga khusus, penguluran dan bermacam-macam teknik dan menggunakan beberapa alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak dapat diatasi dengan latihanñlatihan fisioterapi.

Orang yang menjalankan pelayan­an fisioterapi disebut fisioterapis. Fisioterapis adalah seseorang yang telah lulus pendidikan fisioterapi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bisa disebut sebuah profesi yang memiliki tugas pokok memberikan pelayanan pada masyarakat dalam koridor menjaga, mengembalikan dan meningkatkan gerak dan fungsi ketika seseorang dipengaruhi atau sedang mengalami cedera, sakit atau cacat.

 Fisioterapis membantu pasien yang mengalami gangguan gerak dan fungsi melalui serangkaian program intervensi dan latihan-latihan khusus yang terstruktur sesuai dosis latihan yang telah ditentukan, terapi manual, saran dan masukan yang menjadi pendidikan serta pengetahuan bagi masyarakat tentang kondisi kesehatan mereka secara detil dan menyeluruh.

Fisioterapis juga profesi yang bergelar dan berbasis pada ilmu pengetahuan yang mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja tim, penelitian dan proses pemecahan masalah. Menggunakan ilmu pengetahuan yang tinggi dan ketrampilan untuk membantu mengembalikan dan meningkatkan gerak dan fungsi berbagai kondisi yang terkait dengan dasar ilmu untuk sistem yang berbeda-beda didalam tubuh seperti sistem neurologis (stroke, multiple sclerosis, guillan barre syndrome, parkinson), sistem muskuloskletal ( nyeri punggung, gangguan terkait whiplash injury, cedera olahraga, arthritis), sistem kardiovaskuler ( penyakit jantung kronis, rehabilitasi paska serangan jantung, penyakit jantung bawaan), sistem kardiorespirasi ( asma, penyakit paru obstruktif kronik, fobrosis kistik), sistem integumen (luka bakar, bedah plastik, bedah rekonstruksi) dan beberapa aplikasi keilmuan.

Fisioterapis bekerja di berbagai spesialisasi keilmuan dalam perawatan kesehatan maupun sosial, selain itu beberapa ahli terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan fisioterapi, penelitian dan manajer dalam pelayanan fisioterapi.

Dewasa ini fisioterapi berkembang bukan hanya dalam kondisi intervensi kuratif dan rehabilitatif saja melainkan semua program, harus dimulai dengan intervensi preventif dan akan dikuatkan dalam tindakan promotif.

Momentum agenda tahunan TITAFI (Temu Ilmiah Tahunan Fisioterapi) tahun 2014 yang diselenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu menguatkan kembali komitmen fisioterapis untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Kaitan gerak dan fungsi yang menitikberatkan pada siklus intervensi (preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif )

Intervensi fisioterapi merupakan proses tindakan fisioterapi bertujuan untuk membantu mendorong pengembangan dan memberikan fasilitas dalam proses pemulihan oleh karena cidera atau gangguan gerak fungsi lain sehingga akan memungkinkan seseorang dapat kembali beraktivitas.

Berperan aktif

Pola pendekatan yang dilakukan memiliki tujuan inti agar pasien dapat selalu berperan aktif dan terlibat dalam pola penanganan mulai dari perawatan diri sendiri. Masyarakat secara bebas dan berhak mendapatkan pelayanan terbaik serta keuntungan yan penuh manfaat dari fisioterapis setiap saat sepanjang daur kehidupan mereka.

Fesioterapis karir inovatif dan merupakan perintis dalam pola perawatan kesehatan yang modern karena dibutuhkan saran-saran khususnya dan masukan inovatif dalam promosi, preventif, kuratif dan rehabilitatif untuk menjaga gaya hidup aktif masyarakat terjaga tetap sehat. Menjadi fisioterapis berarti  bekerja dengan orang-orang yang mendorong perubahan positif dalam kesehatan dan gaya hidup mereka sehari-hari. Sehingga karir fisioterapi sering disebut ëíRevolusi Kesehatan Modern, Gaya Hidup sehat Dengan Gerak Aktifíí.

Karir fisioterapis profesional di masa depan akan semakin cemerlang, karena Pemerintah telah meninjau pelayanan kesehatan untuk masyarakat mulai dari puskesmas, klinik, sampai rumah sakit nasional untuk mengidentifikasi cara terbaik me­ningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Ruang yang lebih luas untuk karir fisioterapis dewasa ini semakin meningkat, bahkan bagi mahasiswa fisioterapi yang baru menyelesaikan program profesi, kesempatan berkarir sangat menjanjikan. Seorang mahasiswa yang baru menyelesaikan program profesi dibekali keilmuan untuk mampu melihat peluang yang lebih luas, memiliki jiwa kewirausahaan karena kesempatan karir fisioterapi ada pada banyak sektor. (11)
 

- Hilmi ZF Soen  SSt FT MSc, Dosen Fisioterapi Manajemen Ben­cana dan Gawat Darurat Program Studi Fisioterapi Stikes ”Aisyiyah” Yogyakarta


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER