NEW YORK - Menjelang peringatan 30 tahun Perang Malvinas, Argentina dan Inggris makin tegang. Argentina, Jumat lalu, menuduh Inggris mengirim kapal selam bertenaga nuklir ke wilayah perairan Kepulauan Malvinas di selatan Lautan Atlantik. Tuduhan itu dilontarnya disampaikan, setelah Argentina mengadu ke PBB menyangkut sengketa kepulauan Malvinas. Menlu Argentina Hector Timerman menuntut agar Inggris mengonfirmasi lokasi kapal selam nuklir di wilayah tersebut. Namun para pejabat Inggris mengatakan tuduhan militerisasi itu “absurd”. Sekjen PBB Ban Ki-moon sebelumnya meminta kedua negara agar menghindari “eskalasi” ketegangan terhadap persoalan seputar Kepulauan Malvinas. Inggris dan Argentina pernah terlibat perang memperebutkan gugugan pulau Malvinas pada 1982.(bbc-niek-31)
Pria Uzbek Akan Bunuh Obama
MOSKWA - Seorang pria Uzbekistan mengaku bersalah akan merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Harian New York Daily News melaporkan Ulugbek Kodirov telah ditahan tanpa jaminan sejak dia ditangkap di sebuah motel di Negara Bagian Alabama pada Juli lalu. Dia ditangkap setelah membeli senapan mesin dari agen federal yang menyamar. Pria 22 tahun itu mengajukan banding selama persidangan pengadilan federal di Alabama, Jumat lalu. Para pengacara pria Uzbekistan itu mengatakan dia mungkin menghindari hukuman seumur hidup dengan mengaku bersalah dan kini menghadapi tuntutan hukuman hingga 15 tahun penjara. Kodirov dituduh mengancam akan membunuh Presiden Amerika Serikat, memiliki senjata otomatis, dan memberikan bantuan material pada para teroris.(afp-niek-31)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad