panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Solo Metro
12 Februari 2012
Pemkot Agar Tunjuk Ketua Definitif
SOLO- Ketua Museum Jateng, Puji Joharnoto meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta segera menunjuk ketua definitif Komite Museum Radya Pustaka. Hal itu diperlukan agar roda organisasi terutama sistem pengawasan dapat berjalan baik.

''Meskipun sudah ada Plh (pelaksana harian-red)nya, tapi tidak akan menyelesaikan masalah dalam mengambil keputusan,'' kata Puji, beberapa waktu lalu.

Selepas meninggalnya Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Winarso Kalinggo, 29 Oktober 2010 lalu, tampuk kepemimpinan di museum tertua di Indonesia yang dibangun 1890 itu kosong.Pemkot hingga saat ini belum menunjuk pejabat ketua komite definitif yang baru. Yang ada sekarang adalah  Pelaksana Harian, yakni Sanjoto yang sebelumnya sebagai Wakil Ketua Komite .

''Pengelolaan museum itu tidak boleh sembarangan, harus mereka yang memiliki kepedulian dan tentunya ada pucuk tertinggi yang bertanggung jawab mengelolanya,'' jelas dia.

Menurut Puji,  ketika sebuah museum tidak memiliki pimpinan tertinggi maka akan menimbulkan sebuah dampak, seperti roda organisasi tidak berjalan, sistem pengawasan internal terabaikan dan evaluasi kinerja tidak akan muncul.

Sudah  Dua Tahun

''Sudah hampir dua tahun di Radya Pustaka terjadi kekosongan pemimpin. Jika itu terus dibiarkan maka yang cukup mengkhawatirkan adalah tidak adanya evaluasi kinerja. Perlu diingat kasus pencurian dan pemalsuan arca milik museum itu yang dilakukan orang di internal mereka sudah jelas menunjukkan gagalnya evaluasi kinerja,'' papar Puji.  

Dikatakan, sebenarnya Museum Radya Pustaka memiliki potensi cukup besar bahkan bisa dinaikkan menjadi museum khusus. Ketika menjadi museum khusus, maka pengelolaan pun akan berada langsung di bawah pusat dalam hal ini kementerian terkait.

''Ini alternatif bagi Pemkot. Jika tidak menunjuk ketua definitif lebih baik ajukan saja peningkatan status menjadi museum khusus. Ketika langsung berada di bawah pusat, SDM-nya akan jelas ditambah dari sisi konservasi pun menjadi lebih terstandar,'' tandas dia. (K15-27)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER