panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Solo Metro
12 Februari 2012
Potongan Kaki Bukan Korban Mutilasi
SUKOHARJO - Polres Sukoharjo memastikan potongan kaki kanan yang ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Mojorejo, Bendosari bukan korban mutilasi tetapi amputasi.

Hal tersebut diketahui setelah pihak kepolisian mendapati adanya laporan amputasi kaki kanan olah salah satu rumah sakit di Kartasura dengan ciri-cirinya sesuai yang ditemukan di TPA. Kapolres Sukoharjo AKBP Ade Sapari melalui Kasat Reskrim AKP Andis Arfan Tofani mengatakan, polisi langsung melakukan penyelidikan setelah ada temuan potongan kaki tersebut. Selain itu sejumlah saksi dan sopir truk yang mengangkut sampah juga dimintai keterangan.

Dari hasil penyelidikan tersebut akhirnya diperoleh informasi bahwa pernah ada salah seorang pasien penyandang cacat polio meminta amputasi kaki kanan dengan alasan pertumbuhanya kurang sempurna.

Tak Khawatir

"Amputasi kaki dilakukan pada tanggal 8 Februari 2012 di salah satu rumah sakit swasta Kartasura. Setelah selesai potongan kaki dikembalikan pada pasien untuk dirawat. Akan tetapi kaki dibungkus dalam plastik lalu dibuang di tempat sampah Terminal Kartasura,” ujar AKP Andis.

Pasien sendiri di Kartasura tidak mempunyai keluarga. Karena itu dia bingung potongan kaki akan dikubur di mana. Sampai akhirnya potongan kaki sampai di TPA Mojorejo dan ditemukan salah seorang pemulung.

Dengan ditemukanya identitas pemilik kaki, maka dipastikan bahwa potongan kaki bukan korban mutilasi tetapi amputasi. Potongan kaki yang saat ini berada di di RS Moewardi Solo selanjutnya akan dikubur.

Kapolsek Bendosari AKP Priyono menambahkan, apa yang dilakukan pihak rumah sakit bukan tindakan pidana karena yang melakukan pembuangan bukan pihak rumah sakit, tetapi pasien. Dia juga berpesan agar masyarakat tidak khawatir dengan penemuan itu karena bukan korban pembunuhan.

Seperti diwartakan sebelumnya (SM,10/2) potongan kaki kanan manusia ditemukan salah satu pemulung di TPA Mojorejo. Potongan kaki tersebut disimpan dalam plastik warna hitam. Karena curiga korban mutilasi, pemulung dan warga melapor pada polisi. (H46-47)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER