PURBALINGGA- Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) menyerahkan bantuan untuk korban bencana angin lisus di Kecamatan Mrebet, Sabtu (11/2).
Mereka berasal dari Desa Cipaku, Campakoah, Binangun, Serayu Larangan, Kradenan, Sangkanayu dan Bojong.
Sebanyak lima keluarga menerima masing-masing uang Rp 350.000. ”Penerima bantuan ini adalah keluarga miskin yang rumahnya rusak akibat terkena bencana angin lisus beberapa waktu lalu,” kata pengurus Bazda, Masjhuri saat menyerahkan bantuan di Kantor Kecamatan Mrebet.
Selain lima keluarga itu, Bazda juga menyerahkan bantuan berupa sembako kepada 61 keluarga lain. Setiap paket itu berisi 2 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 20 bungkus mi instan, dan 5 kg beras. Bantuan diterima secara simbolis oleh staf kecamatan, Herly Lestari.
”Bantuan ini adalah program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bazda. Bantuan ini dialokasikan untuk membantu warga miskin yang terkena bencana alam. Bantuan ini dikumpulkan dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat mampu yang disalurkan melalui Bazda,” ujar Masjhuri.
Karena itu dia mengetuk hati para keluarga ekonomi menengah dan atas di Purbalingga untuk mengeluarkan zakat harta dan zakat profesi melalui lembaga amil zakat yang sudah ada. Sebab zakat yang dikeluarkan itu akan membersihkan harta yang dimiliki.
Sebelumnya, Bazda menyerahkan bantuan serupa di Kecamatan Karanganyar dan Rembang. Di Karanganyar, sebanyak 8 keluarga miskin korban angin lisus mendapat bantuan uang total Rp 2,2 juta. Sedangkan di Rembang ada 17 keluarga yang mendapatkan bantuan uang total Rp 5,1 juta.
Selain itu 42 keluarga di Rembang juga mendapatkan bantuan paket sembako. Sementara pekan depan Bazda akan menyalurkan bantuan serupa untuk warga di Kecamatan Kertanegara, Bobotsari dan tambahan untuk Karanganyar sebanyak enam keluarga. (F10-63)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad