panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
11 Februari 2012
Bus Tabrak 13 Kendaraan, 14 Tewas
image

BOGOR- Kecelakaan maut terjadi di jalur Puncak, Cisarua, Bogor, Jumat (10/2) petang. Setidaknya 14 orang tewas dan 40 luka-luka ketika bus Karunia Bakti jurusan Garut-Jakarta menabrak 13 kendaraan serta warung di tepi jalan.

Jumlah korban dikhawatirkan lebih banyak, sebab hingga semalam proses evakuasi masih berlangsung. Para korban dibawa ke sejumlah rumah sakit, antara lain RS Paru Cisarua, RS Ciawi, dan RS Sanatorium.
Dugaan sementara, musibah itu terjadi akibat rem bus blong. Menurut sejumlah saksi, bus Karunia Bakti melaju dalam kecepatan tinggi dan tak terkendali dari arah Puncak.

Sampai di lokasi kejadian, bus berturut-turut menghantam sembilan mobil, antara lain Avanza, Grand Livina, Suzuki APV, dua pikap, Toyota Kijang, serta sebuah angkot. Sebagian kendaraan itu sedang melintas, lainnya tengah diparkir di depan ruko dekat Hotel Safari Garden.
Setelah itu, bus Kurnia Bakti juga menghantam bus Doa Ibu yang melaju dari arah berlawanan. Setidaknya lima pengendara motor turut menjadi korban. Kelima pengendara terpental, sementara motor mereka ringsek.

Bus baru berhenti setelah menghantam pos ojek, warung bakso dan buah, tiang listrik, lalu masuk ke kompleks vila yang berada di bawah jalan.

Menurut salah seorang saksi, Budiman, musibah itu terjadi sekitar pukul 18.15. Lokasi kejadian terletak sekitar 100 meter dari pintu keluar kawasan wisata Taman Safari.
“Ada beberapa motor yang ringsek diseruduk bus. Sayuran dan buah-buahan milik pedagang berantakan di jalan,” kata Budiman.
Ia melihat beberapa orang terluka dan penumpang bus dievakuasi. “Jalan dari dua arah macet, tidak bisa bergerak sedikit pun,” ujarnya.

Penerangan Kurang

Kanit Lantas Polsek Cisarua Ipda Mulya mengatakan, evakuasi korban terkendala penerangan yang kurang. Listrik mati lantaran ada tiang listrik yang tertabrak bus.
“Kami agak kesulitan. Kondisi sudah malam, penerangan kurang, dan banyak warga yang menonton sehingga menghambat proses evakuasi,” katanya.

Menurut dia, ada kendaraan yang masuk ke jurang. Polisi masih mencari sopir bus Karunia Bakti. Belum diketahui apakah sopir termasuk korban yang dibawa ke rumah sakit, atau kabur.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul, diduga sopir bus Karunia Bakti masih terjebak di dalam kendaraannya. Polisi mengerahkan empat alat berat untuk menarik kendaraan yang jatuh ke jurang.

Dari 14 korban tewas, identitas dua di antaranya belum diketahui. Dua belas korban
yang sudah teridentifikasi yakni Lili Tiva (54), warga Jl Terate VI No 10, Larangan Indah, Ciledug, Tangerang; Dedah (43), warga Kp Salam Nunggal RT 2/5, Kecamatan Leles, Garut; Nurul Iman (45), warga Jl Padasuka RT 4/2, Cibeunying Kidul, Bandung; Hasan Ansori (37), tinggal di Pondok Bambu Asri Utara II RT 13/09, Duren Sawit, Jakarta Timur; Duduh Suparman (68), penduduk Buniaga RT 5/7, Ciherang, Cianjur; Apit (55), warga Kp Babakan RT 4/2, Karang Tengah, Cianjur.

Kemudian, Dadan Suherlan (40), warga Kp Sumerlap RT 2/4, Malangbong, Garut; Solahudin (38), asal Kp Hanjawar RT 2/10, Pacet, Cianjur; Piat (32), warga Kp Cibuntu RT4/8, Mekar Luyu, Sukawening, Garut; Ihim Solihin (50), penduduk Desa Sentul No 7, Babakan Madang, Bogor; Isah (40), warga Kampung Ojolali, Cisarua, Bogor; dan Dede Jaenudin, warga Kp Nagrak, RT 2/1, Giri Mulya, Cianjur. (dwi,dtc-59)

 

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER