panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
11 Februari 2012
Kado Ultah dari Pembaca Setia
Koran 25 Juli 1951 Masih Utuh Terawat
image

SELEMBAR koran Suara Merdeka terbitan 25 Juli 1951 terpampang di meja. Meski sudah berusia 61 tahun, lembaran koran itu masih utuh, bersih, tidak ada cacat robek walaupun warna kertas sudah kekuningan dimakan usia.

 Kecuali warna yang tidak bisa menipu bahwa lembaran itu sebuah koran kuno, secara fisik Suara Merdeka edisi tahun awal itu seperti koran baru.
Itulah hadiah dari keluarga pembaca setia koran ini untuk ulang tahun ke-62 yang jatuh Sabtu ini. ’’Secara tidak sengaja, kami menemukan koran kuno itu tersimpan di peti kayu peninggalan kakek,’’ kata Yuli Hendar Puspita Ratna (29) saat menyerahkan koran kuno itu kepada Suara Merdeka, belum lama ini. ’’Kami berpikir, koran kuno itu mungkin bisa menjadi arsip berharga bagi keluarga SM, karena itu kami memutuskan menyerahkan koran ini.’’

Yuli menuturkan, peti kayu jati tempat menyimpan koran itu adalah peninggalan kakek dari keluarga istrinya, R Sasmojo, yang kemudian disimpan ayah mertuanya, Ir R Ario Pandji TA. Peti berukuran 100 x 50 x 70 cm itu berisi buku-buku kuno, prasasti, dan beberapa benda pusaka, antara lain keris dan batu akik, milik sang kakek. Buku-buku kuno itu tertumpuk rapi di peti yang terkunci. R Ario Pandji kelahiran 25 Februari 1954, seorang wiraswasta dan kontraktor.

’’Ayah dan keluarga pernah dua kali pindah rumah. Pertama, dari Jalan Singosari 71 ke Jalan Kagok 39. Saat pindahan itu, isi peti kayu dibongkar dan ditemukan buku-buku serta kitab primbon kuno beraksara Jawa. Saat pindah lagi ke Jalan Sawi, benda-benda peninggalan yang masih tersisa di peti dibongkar lagi dan ternyata di dasar peti terdapat koran kuno dalam keadaan terlipat rapi,’’ tuturnya kepada Rizki Adiwirastomo, direksi Suara Merdeka yang menerima penyerahan koran itu.

Istimewa

Dia menambahkan, beberapa buku di peti itu memang ada yang rusak dimakan usia, namun lembaran koran Suara Merdeka tetap utuh terlipat.  Yuli masih mencatat penemuan koran itu pada 17 Desember 2011. Semenjak ditemukan, pihak keluarga hanya menyimpan saja koran itu.

Baru belakangan, Yuli dan keluarga mempertimbangkan untuk menyerahkan lembaran koran itu kepada Suara Merdeka. ’’Daripada hanya disimpan saja di tempat kami dan rusak karena toh tidak bisa kami pakai, lebih baik disimpan dan dirawat di SM. Keluarga juga merestui untuk menyerahkan koran ini ke SM,’’ kata pria beristrikan Adila Ika Maulina itu.
Bagi dia dan keluarganya, Suara Merdeka sudah menjadi bagian dari generasi ke generasi. ’’Eyang R Sasmojo masih memiliki silsilah dari adipati Rembang Pangeran Sedolaut. Eyang hingga generasi saat ini setia berlangganan Suara Merdeka. Kami tidak bisa lepas dari tradisi membaca korannya Jawa Tengah ini,’’ kata dia.

Rizki saat menerima ’’kado ultah’’ itu menyatakan kagum menyaksikan lembaran koran yang masih utuh dan sangat terawat. ’’ Ini kado ultah istimewa dari keluarga pembaca setia SM,’’ kata dia.
Dia mengatakan, perpustakaan Suara Merdeka menyimpan arsip koran sejak edisi perdana 11 Februari 1950 yang masih terbit satu lembar hingga edisi sekarang ini. ’’Karena itu, sungguh mengagumkan bahwa ada keluarga pembaca setia yang masih menyimpan dan merawat dengan cermat koran terbitan 1951,’’ kata dia.(gn-71)

 

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER