GROBOGAN- Dua pemuda asal Tegal dilempar dari atas kereta (KA) barang yang tengah melaju kencang, di Kampung Pilang Kidul, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Jumat (10/2) sekitar pukul 14.30.
Akibatnya, korban Arfis Febriansyah (17) dan Fery (17), mengalami luka-luka. Kedua warga Jalan Mejabung RT 13 RW 12, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Tegal itu, hingga kemarin, masih dirawat di Puskesmas Gubug.
”Kedua korban dilempar oleh dua orang yang sebelumnya berkenalan di stasiun Poncol Semarang. Dari keterangan salah satu korban, kami sudah mengetahui ciri-ciri pelaku. Saat ini, kami masih menyelidikinya,” kata Kapolres AKBP Y Ragil Heru S SIK MHum melalui Kapolsek Gubug AKP Sutrisno didampingi Kanit Reskrim Ipda Moch Harijanto, Jumat (10/2).
Kejadian tersebut bermula ketika Arfis dan Fery hendak mencari burung di wilayah Weleri, Kendal. Berbekal alat perangkap dan tiga ekor burung pemikat, kedua pemuda itu berangkat dari Stasiun Tegal menumpang kereta (KA) barang jurusan Stasiun Poncol, Semarang, pada pukul 08.00. Sesampainya di Weleri, ternyata KA yang mereka tumpangi tidak berhenti dan langsung melaju ke Semarang.
”Pada pukul 11.00, kami sampai di Poncol. Karena tidak sesuai tujuan, akhirnya kami memutuskan pulang dan menunggu kereta barang arah Jakarta. Saat menunggu itulah, kami didatangi dua orang berperawakan tinggi, kurus, berusia sekitar 25 tahun,” ujar Arfis.
Dua pelaku yang salah satunya mengaku bernama Aris itu, kemudian mengajak mencari burung di Bojonegoro, Jatim. Termakan rayuan, akhirnya mereka mengikuti saran pelaku.
Dompet Dirampas
”Kami berempat akhirnya naik KA barang tujuan Surabaya. Setelah satu jam perjalanan, tiba-tiba kedua pelaku yang membawa senjata tajam itu meminta paksa barang-barang serta jaket yang kami bawa. Kali pertama, mereka merampas dompet dan HP milik Fery, kemudian melemparnya dari kereta. Setelah itu, gantian saya yang dipalak dan dilempar,” ungkap Afris.
Afris terjatuh di persawahan, dan sempat pingsan. Begitu sadar, dia kemudian berjalan tertatih menyeberangi sungai untuk mencari pertolongan warga. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Gubug dan membawa kedua korban ke Puskesmas setempat.
Kapolsek Gubug AKP Sutrisno mengatakan, kejadian ini merupakan tindak pencurian dengan pemberatan. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan stasiun-stasiun yang dilewati KA barang dengan nomor 1010 yang ditumpangi korban serta pelaku. ”Kami masih meyelidiki kasus ini,” kata Kapolsek. (K11-71)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad