SEMARANG- Hidup di dunia itu adalah pilihan. Seseorang bisa memilih hal yang baik atau jelek, benar atau salah, dan surga atau neraka. Tentunya, jalan yang harus ditempuh tidak sama.
Hal itu dikemukakan Pimpinan Pondok Pesantren Walisongo, Sragen, KH Ma’ruf Islamudin, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 Hijriah/ 2012 Masehi di Gedung Grhadika Bakti Praja, Jumat (10/2).
Menurut dia, jalan menuju surga selalu dihiasi sesuatu yang tidak menyenangkan, seperti shalat, dan puasa.”Tiket ke surga itu sebenarnya murah, hanya bermodalkan perlengkapan shalat.”
Sebaliknya, kata dia, jalan menuju neraka selalu dihiasi hal yang menyenangkan. ”Tiket neraka regane larang, tapi kok sing seneng wong pirang-pirang (tiket ke neraka mahal harganya, tetapi yang menyukainya kok banyak). Judi itu ragat (membutuhkan biaya), mabuk ragat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Bibit Waluyo mengingatkan kepada PNS muslim supaya taat menjalankan shalat. Hal ini penting untuk mewujudkan pegawai yang andal. (J17,J14-71)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad