SEMARANG- Selama triwulan IV 2011, produksi sebagian kelompok industri manufaktur sedang dan besar di Jateng turun apabila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Dari 14 kelompok industri, hanya empat yang produksinya meningkat.
Kepala Statistik Distribusi BPS Jateng Jam Jam Zamachsyari mengatakan kelompok industri yang mengalami penurunan tajam adalah makanan dan minuman, yaitu sebesar 3,93%. Disusul kelompok industri kertas dan barang kertas 3,74%; penerbitan, percetakan, dan reproduksi media rekaman 3,26%; barang galian bukan logam 2,56%; furnitur dan pengolahan lainnya 2,19%; kayu, barang-barang dari kayu, dan barang anyaman 2,02%.
Selanjutnya, kelompok alat angkutan selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih 0,96%; logam dasar 0,94%; tekstil 0,55%; serta kimia dan barang dari kimia 0,39%.
’’Meski sebagian besar menurun, pertumbuhan produksi pada triwulan IV 2011 naik 2,92%dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, karena kontribusi pertumbuhan empat kelompok industri memberi sumbangan besar," ujar Jam Jam.
Pertumbuhan produksi tertinggi terjadi pada industri pengolahan tembakau sebesar 12,4%, diikuti kelompok pakaian jadi 8,21%; mesin dan perlengkapannya 7,71%; serta karet dan barang dari karet dan barang dari plastik 7,2%.
’’Kenaikan produksi industri pengolahan tembakau karena permintaan rokok produksi Jateng yang dipasarkan di luar Jawa meningkat. Keberhasilan panen tembakau selama 2011 juga ikut menyumbang pertumbuhan produksi kelompok itu. Pada triwulan III 2011, industri itu justru turun sebesar 0,67%,’’ paparnya. (J8-29)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad