panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Hukum
11 Februari 2012
PU dan Kemenpora Diselidiki
  • Dugaan Korupsi Proyek Hambalang
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kompleks olahraga Hambalang, Sentul, Jawa Barat.

Lembaga antikorupsi telah meminta keterangan ke berbagai pihak terkait penyelidikan kasus yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin itu. ”Tengah kami lakukan penyelidikan. Kami sudah meminta keterangan ke sejumlah pihak, seperti PU (Pekerjaan Umum) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” kata Kepala Biro Humas KPK, Johan Budi SP, Jumat (10/2).

Dia tak menjelaskan nama-nama dari Kementerian PU dan Kemenpora yang di-mintai keterangan. Johan juga tak menjelaskan waktu dan tempat penggalian keterangan atas pejabat dua kementerian ini.

Beberapa waktu lalu, Nazaruddin menuding bekas rekan separtainya, Wasekjen Demokrat Saan Mustofa dan Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah, terlibat dalam kasus Hambalang. ”Ya, terlibat. Ini makanya nanti tentang pendalaman Saan terima uang di mana, Jafar Hafsah terima di mana, nanti ya,” kata Nazaruddin ketika itu.

Permainan Anggaran

Baik Jafar maupun Saan telah menyampaikan bantahannya atas tudingan suami Neneng Sri Wahyuni tersebut. Keduanya mengaku baru tahu proyek Hambalang setelah ramai diberitakan oleh media.

Proyek pembangunan Hambalang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya dan Wijaya Karya sejak 2010. Garapan Adhi Karya 70 persen, Wijaya Karya 30 persen.

Munculnya dugaan korupsi bermula dari pengakuan Nazarudin yang menyebut keberadaan permainan anggaran dalam proyek ini. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, 21 Desember lalu, dia membeberkan kongkalikong dalam proyek Hambalang

Menurut Nazaruddin, ada aliran dana 6,975 juta dolar AS dari Anas Urbaningrum dalam Kongres Partai Demokrat pada 2010 lalu. Dana untuk kongres tersebut berasal dari Adhi Karya. Semua pihak yang disebut Nazaruddin telah membantah keterlibatan mereka dalam kasus ini. (J13-25)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER