AMSTERDAM- Permasalahan internal yang melanda Ajax berbuntut pada mundurnya beberapa petinggi klub. Lima anggota dewan pengawas yang mundur itu adalah Johan Cruyff, Edgar Davids, Paul Romer, Marjan Olfers, dan Steven ten Have.
Selain itu, direktur umum Martin Sturkenboom dan direktur olahraga Danny Blind juga meletakkan jabatan.
Kisruh bermula ketika legenda klub, Johan Cruyff, berang lantaran dirinya tak dilibatkan dalam penunjukan Van Gaal sebagai manajer umum klub oleh empat anggota dewan pengawas tersebut. Cruyff pun kemudian mengadukan masalah itu kepada pengadilan.
Cruyff pun menang dan Van Gaal batal menjadi salah satu petinggi klub. Keputusan tersebut membuat Edgar Davids, Paul Romer, Marjan Olfers, dan Steven ten Haveempat, mundur. Cruyff sendiri juga ditawarkan untuk mundur. Melihat anggota dewan pengawas mundur, Martin Sturkenboom dan Danny Blind juga mengambil keputusan serupa.
“Saya punya visi jelas untuk masa depan Ajax dan Van Gaal adalah bagian dari hal tersebut,” ujar Blind. “Sekarang, ketika dirinya tak bisa menjabat di sini, saya tak bisa dan tidak mau lagi melanjutkan,” lanjutnya.
Hubungan Cruyff dan Van Gaal sejak lama memang tidak harmonis. Cruyff berpendapat bahwa kedatangan Van Gaal, yang memberikan klub tiga titel Eredivisie dan satu Liga Champions pada era 90-an, akan menghambat kinerjanya.
Tindakan Cruyff itu mendapatkan dukungan dari para pelatih di dalam klub seperti Frank De Boer, Dennis Bergkamp, dan Wim Jonk.
“Semua pelatih di dalam klub adalah mantan pemain. Saya selalu bekerja 200 persen di belakang proyek ini dan merawatnya karena ini sangat penting buat klub,” ucap Cruyff. (rtr, H13-73)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad