panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
11 Februari 2012
Prodi Siap Terbitkan Jurnal
SEMARANG- Menyikapi surat edaran Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang syarat kelulusan sarjana S-1, S-2, dan S-3 diterbitkan dalam jurnal ilmiah, PTN berupaya mendorong tiap prodi untuk menerbitkan jurnal ilmiah guna menampung karya ilmiah lulusan.

Namun, hal ini juga membutuhkan persiapan dan perhitungan matang.

Pembantu Rektor 1 Universitas Diponegoro (Undip) Prof Dr Hertanto Wahyu Subagio menilai gagasan Dikti sangat baik dan harus mendapat dukungan, karena memacu mahasiswa menghasilkan karya ilmiah dengan standar tertentu.

''Undip sudah memiliki keinginan agar karya ilmiah, baik skripsi, tesis maupun disertasi masuk dalam jurnal ilmiah,'' kata Prof Hertanto.

Namun, keterbatasan jumlah dan daya tampung jurnal cetak harus disiasati dengan mempublikasikan ke jurnal online. ''Dalam satu tahun karya ilmiah mahasiswa mencapai ribuan. Saat ini jurnal yang ada belum bisa menampung semua, salah satu alternatif adalah dengan menerbitkan di jurnal online. Ini yang sedang kami ajukan ke Ditjen Dikti,'' ungkapnya.

Cara lain dengan menyeleksi karya ilmiah remaja untuk bisa diterbitkan. ''Mahasiswa tidak perlu khawatir dengan surat edaran tersebut. Ini masih dalam tahap penggodokan, sehingga masih ada waktu untuk memperbaiki sistem yang ada,'' ujarnya.

Lagi pula, petunjuk pelaksanaan dari Dikti belum turun. Karena itu, Undip masih menunggu petunjuk tersebut. ''Dengan adanya petunjuk pelaksanaan, semua bisa jelas tentang mekanisme penerbitan karya ilmiah mahasiswa,'' tutur Prof Hertanto.

Perbanyak Referensi

Dia menyatakan, untuk jenjang S-1 bisa diterbitkan dalam jurnal yang belum terakreditasi. ''Sementara S-2, selayaknya masuk ke jurnal yang terakreditasi nasional. Sebab pada tingkatan ini penelitiannya berbeda. Untuk S-3 sebaiknya harus masuk ke jurnal internasional, karena penelitian pada jenjang ini memang harus standar internasional,'' jelas dia.

Surat edaran itu juga disambut baik oleh Hangga Novian, mahasiswa Magister Ilmu Administrasi Undip. Dia menilai dengan diterbitkannya karya ilmiah dalam jurnal, akan memperbanyak referensi. ''Ada kebanggaan juga jika karya kita dibaca banyak orang. Ini akan meningkatkan daya analisis, di samping itu kemampuan menulis semakin baik,'' ujarnya.

Eko Noviyanto, mahasiswa Magister Pariwisata Stiepari menambahkan, dengan diterbitkan ke dalam jurnal ilmiah akan mempersempit plagiat dan menambah referensi. ''Di sisi lain, referensi penelitian pariwisata masih sedikit. Ini juga untuk mengembangkan penelitian,'' ungkapnya. (H85-37)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER