PEMBALAP tim Lotus Renault, Kimi Raikkonen, belum kehilangan sentuhan di balapan Formula One (F1) yang sudah dua tahun di tinggalkan. Dalam tes resmi hari pertama F1 di Sirkuit Jerez, Rabu (8/2), pembalap berjuluk The Iceman ini mencatat waktu tercepat, yakni satu menit 19,670 detik.
Hasil itu memang belum bisa dijadikan patokan jika Raikkonen akan sukses pada musim 2012. Mengingat pembalap-pembalap papan atas seperti Sebastian Vettel, Jenson Button, Fernando Alonso, Felipe Massa, dan Lewis Hamilton belum turun di lintasan.
Namun, setidaknya itu memberi sinyal kepada pembalap lain bahwa kemampuannya belum habis sehingga masih bisa bersaing di lintasan. Selain itu, hasil itu juga menjawab keraguan publik balap atas kemampuan dirinya setelah pensiun dari F1 selama dua tahun.
Ya, Raikkonen mengundurkan diri dari balapan jet darat ini pada 2009. Namun, bukan berarti dia meninggalkan dunia balap. Pembalap asal Finlandia itu hijrah ke ajang WRC bersama Citroen untuk musim 2010. Pada musim 2011, selain di reli WRC, Raikkonen juga turun di ajang NASCAR bersama tim Kyle Busch Racing di seri Camping World Truck Series dan bersama NEMCO Motorsports milik Joe Nemechek di seri Nationwide Series.
Namun, pada 29 November 2011, Raikkonen kembali ke F1 setelah dikontrak tim Lotus Renault GP selama dua musim (2012-2013).
Comeback Raikkonen memang sempat diragukan. Hal itu berkaca dari Michael Schumacher yang kembali pada musim 2010, setelah pensiun pada akhir musim 2006. Juara dunia tujuh kali itu gagal bersaing di papan atas klasemen pembalap.
Talenta Besar
Namun, Raikkonen tentu tidak sama dengan Schumacher. Sejatinya, juara dunia F1 2007 ini punya talenta besar. Perubahan regulasi dan mobil di F1 yang dinilai akan mengganjal Raikkonen pada musim 2012, bakal bisa dilaluinya. Mengingat pembalap berusia 32 tahun ini cepat belajar sehingga mudah beradaptasi.
Kemampuan cepat beradaptasi itu sudah diperlihatkan sejak kecil. Saat SMP, dia mengikuti ekstrakurikuler olahraga seperti sepak bola, gulat, taekwondo, basket, hoki es, dan cricket. Di semua cabang itu, dia mampu berprestasi.
Selain itu, saat hijrah dari F1 ke reli pun Raikkonen cepat menyesuaikan diri. Di World Rally Championship (WRC) 2010 di Jerman, dia berhasil memenangi stage reli-nya yang pertama.
Kemampuan, semangat, dan motivasi mantan pembalap Ferrari itu tidak diragukan lagi. Namun, kesuksesan meraih prestasi di balapan jet darat juga dipengaruhi performa mobil. Nah, hal itulah yang sepertinya akan menyulitkan comeback Raikkonen pada musim 2012.
Sejak juara pada 2006, Lotus Renault tidak memiliki catatan cemerlang. Bahkan, pada musim 2011, tim tersebut berada di posisi lima klasemen akhir konstruktor dengan nilai 73. Lotus masih di bawah Red Bull, McLaren, Ferrari, dan Mercedes.
”Kimi memiliki pribadi yang luar biasa. Namun, dia harus mendapatkan mobil yang sangat bagus untuk memenuhi potensinya,” ujar mantan juara dunia Formula 1, Niki Lauda.
Melihat hasil tes resmi F1 di Jerez lalu, kembalinya Raikkonen memang patut diperhitungkan. Persaingan di balapan F1 2012 semakin sengit. Mengingat musim ini akan ada enam juara dunia yang bertarung F1 yaitu Schumacher,Raikkonen, Sebastian Vettel, Jenson Button, Lewis Hamilton, dan Fernando Alonso. (
Budi Winato-87)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad