SIKAPNYA tenang, tak banyak bicara, bercanda dan cenderung pendiam. Tetapi saat berada di bawah mistar gawang dia berubah menjadi agresif dan tampil cekatan dalam membaca arah bola. Siapa dia?, dia adalah kiper muda Sekolah Sepak Bola (SSB) Terang Bangsa Rakasurya Handika Aryabagasakti.
Ya, saat berkumpul dengan rekan-rekannya dia lebih sering diam dan memperhatikan rekan-rekannya. Begitu juga saat berada di rumah. Tak banyak cerita yang dibagi untuk keluarga, namun kiper kelahiran Semarang 13 Juni 2000 itu tetap dekat dengan orang tua dan kedua saudaranya.
Hal itu tidak mengganggu proses latihannya di SSB Terang Bangsa. Putra pasangan Tri Handoyo Setiawan dan Sri Rahayu tetap tekun dalam berlatih di bawah arahan pelatih kiper Bambang Haryanto. Dia pun mendapatkan kepercayaan untuk menjaga palang pintu terakhir di beberapa pertandingan.
”Teman-teman tetap baik dengan saya, begitu juga dengan pelatih. Karena itu saya ingin terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Saat dewasa, saya ingin menjadi kiper Timnas Indonesia,” ungkap pemain yang gemar makan nasi dengan lauk telur ceplok ditambah kecap itu.
Kecintaannya kepada sepak bola diawali sejak kelas 2 SD. Saat itu dia sering menonton pertandingan sepak bola klub-klub Liga Inggris dan Liga Spanyol hingga tengah malam. Klub favoritnya adalah Real Madrid dan Manchester United. Raka pun memutuskan untuk bersekolah dan berlatih di Terang Bangsa
Prestasi
Di usaianya yang masih belia, kiper yang akrab disapa Raka itu ikut menyumbangkan beberapa prestasi gemilang bagi SSB Terang Bangsa. Di antaranya juara tiga HUT SSS kelompok umur 2000. Kemudian runner-up Turnamen Terang Bangsa U-10, Januari 2011.
Dia juga mengantarkan Terang Bangsa juara tiga Turnamen U-11 di Magelang yang diselenggarakan Pengprov PSSI Jateng, Oktober tahun lalu. Paling mentereng adalah juara pertama Turnamen Nasmoco di Stadion Jatidiri, Desember 2011. Mereka memastikan gelar juara setelah mengalahkan SSS 1-0.
Namun kiper dengan tinggi 156 sentimeter dan berat 59 kilogram itu tak ingin berpuas diri. Dia menyadari masih banyak yang perlu dibenahi. Karena itu, pemain yang tinggal di jalan Candi Penataran XI No 36 Kalipancur Semarang, ingin terus mengasah kemampuan agar kelak mampu bersaing dengan kiper-kiper lainnya. (14) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad