REMBANG - Cita-cita Sanda Abdul Kholik (17) untuk menjadi tentara terpaksa ìtenggelamî di embung pertanian tak jauh dari tempat tinggalnya. Berniat berlatih berenang untuk persiapan mendaftar tentara, remaja warga Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang itu justru tewas setelah terpeleset dari undakan embung.
Kejadian bermula saat korban bersama temannya, Zainul Anwar (19), berniat berlatih renang di embung desa, Kamis sore. Siswa kelas XI SMA 1 Rembang ini belakangan diketahui bertekad kuat untuk menjadi tentara.
Mereka berdua terlihat mendatangi embung sekitar pukul 16.30. Diduga saat hendak turun ke embung, korban terpeleset kemudian jatuh ke dasar embung sedalam 2,5 meter itu. Zainul yang menyadari temannya tak juga muncul ke permukaan langusng berteriak minta pertolongan.
Mamad Heru Prasetya (19) dan Wananto (35), tetangga korban yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian bergegas mendekat ke embung begitu mendengar teriakan Zainul. Menyadari korban terjatuh ke embung sedalam sekitar 2,5 meter, keduanya pun berupaya mencari tubuh korban.
Pencarian korban berlangsung cukup lama. Setelah dibantu beberapa warga lainnya, korban ditemukan tenggelam sudah tak bernyawa. Hingga Jumat petang, lokasi kejadian masih ramai didatangi orang. ”Petugas Puskesmas sudah memeriksa tubuh korban. Tapi karena sudah terlambat, nyawanya tak bisa diselamatkan,” tutur Bambang Sugondo, Kepala Desa Sendangasri, Jumat (10/2).(H62-15) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad