KOTA MUNGKID- Untuk bisa lulus Ujian Nasional (UN), harus diperjuangkan keras oleh SMK swasta di Kabupaten Magelang, dengan belajar bersama secara intensif.
Untuk itu kontribusi dari siswa antara Rp 600.000 sampai Rp 1 juta per orang. Kontribusi dikutip sejak awal Tahun Ajaran 2011/2012. Sebagian sekolah memperbolehkan kontribusi itu untuk diangsur sampai delapan kali.
''Uang itu untuk membiayai kegiatan dalam persiapan menghadapi UN. Misal untuk penggandaan materi pelajaran tambahan usai jam sekolah,'' kata
Kepala SMK Abdi Negara Muntilan, Slamet Riyadi,kemarin.
Disamping itu, membeli berbagai peralatan untuk UKK (ujian kompetensi keahlian), membayar honor guru pengampu pelajaran tambahan, dan membayar asesor penilai UKK para siswa dari jurusan Akuntansi, Pemasaran, dan Administrasi Perkantoran.
Pihak sekolah memungut uang kontribusi Rp 1 juta/siswa. Jumlah siswa kelas XII sebanyak 156 orang. Untuk meringankan beban orang tua siswa, uang kontribusi bisa diangsur sampai lima kali.
Uang kontribusi di SMK Islam Secang ditentukan 70 orang tua siswa kelas XII pada awal tahun ajaran baru. Sesuai kebutuhan siswa sekolah itu diperlukan kontribusi Rp 800.000/siswa. Uang itu bisa diangsur sampai delapan kali. Sesuai kesepakatan, paling lambat lunas 15 Februari 2012.(pr-52) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad