panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
11 Februari 2012
Studi Banding ke Jakarta Mengecewakan
  • Pembangunan Pasar Rejosari
SIDOMUKTI-Studi banding pembangunan Pasar Rejosari yang dilakukan investor bersama pedagang dan sejumlah anggota Dewan ternyata belum memuaskan wakil rakyat.

Pasalnya, pasar yang menjadi tempat perbandingan ternyata bukan proyek PT Patra Berkah Ifqoni, investor yang akan membangun Pasar Rejosari.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Komisi II DPRD Salatiga Supriyono, kemarin. Menurutnya, anggota Dewan merasa kecewa karena tujuan awal ke Jakarta untuk melihat bangunan PT Patra Berkah Ifqoni tidak terwujud. Selain Supriyono, anggota Komisi II yang ikut rombongan itu adalah Malikah, Suyanto, dan Agung Wibowo. 

”Kami memang ditunjukkan contoh pasar di kawasan Bumi Serpong Jakarta yang nantinya akan dibangun di Salatiga, dengan bentuk yang hampir sama. Tetapi itu bukan garapan  calon investor yang akan menggarap Pasar Rejosari.  Jadi terus terang kami kecewa,” katanya.

Terkait hal itu, pihaknya akan melihat kesiapan investor yang sebenarnya. Intinya, rencana pasar ini bukan sekadar wacana tetapi benar-benar terealisasi dengan bukti-bukti nyata.

”Investor katanya membangun sebuah pasar di Jakarta. Namun, dengan pertimbangan jalan macet, akhirnya kami tidak ditunjukkan pasar garapan PT Patra Berkah Ifqoni tetapi ditunjukkan pasar garapan investor lain,” tandasnya.
Dia menambahkan, tujuan awal studi banding ini diantaranya melihat bangunan yang pernah dikerjakan calon investor. Selanjutnya itu nanti menjadi acuan Dewan untuk memutuskan soal investor yang akan membangun pasar.

Lebih Siap

Dikatakan, Dewan mengakui pasar yang ditunjukkan investor di Jakarta itu cukup bagus sebagai sebuah konsep pasar modern. Karena pasar tersebut dikelola swasta murni, terlihat bangunannya dan penataan pasar begitu rapih dan bagus.

”Hasil kunjungan ini belum kami laporkan ke ketua DPRD secara resmi karena baru secara lisan. Mungkin awal pekan depan kami akan melaporkan secara secara tertulis,” tandasnya.
Berkaitan dengan rencana pemaparan (ekspose) investor ke DPRD, Supriyono berharap investor lebih siap. Pasalnya pada ekspose pertama lalu hanya terlihat kulitnya saja.
Salah satu pedagang yang ikut rombongan, Setiawan (50) tidak tahu apakah pasar yang ditinjau itu dikerjakan PT Patra Berkah Ifqoni atau tidak.

Bagi pedagang, yang penting harga kios nanti bisa terjangkau.
”Ada pasar yang harga kiosnya mencapai Rp 100.0000 perbulan untuk ukuran 2 x 2 meter. Ada pula pasar lain yang kami tinjau  harga kiosnya Rp 55.000 per bulan untuk ukuran setengah meter. Harga yang terakhir cocok untuk kami,” katanya. (H32, J21-89) 
(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER