MILAN - Pelatih Juventus Antonio Conte menyambut gembira kemenangan 2-1 anak-anak asuhannya atas AC Milan dalam leg pertama semifinal Piala Italia di San Siro, Kamis (9/2) dini hari WIB. Conte menyebut hasil itu adalah bukti dari kerja keras timnya.
Dua gol Bianconeri diborong bek Martin Caceres. Satu-satunya gol Rossoneri dicetak Stephan El Shaarawy. Kemenangan ini membuat langkah Juve relatif lebih ringan, karena di pertemuan kedua, 21 Maret mendatang, giliran menjadi tuan rumah.
“Saya puas dengan respons para pemain,’’ kata Conte.
Pria 42 tahun itu memilih untuk melakukan rotasi dan menurunkan sejumlah pemain lapis kedua dalam laga ini. Dia menilai para pemain telah bekerja sama kerasnya sehingga rotasi pun tak menjadi masalah.
“Kemenangan ini jadi bukti kerja keras di belakang skuad ini,” tegasnya.
Rotasi, lanjut dia, tak merusak performa tim secara keseluruhan. Dia tak lupa berterima kasih pada para pemain yang jarang mendapatkan kesempatan tampil, tapi terus bekerja keras sepanjang pekan.
“Tim ini punya para pemain yang memiliki mimpi. Mereka tahu untuk mewujudkan mimpi, mereka harus bekerja, bekerja, dan bekerja,” jelas mantan gelandang itu.
Tetap Tenang
Pelatih Milan Massimiliano Allegri menyatakan Rossoneri belakangan ini terlalu sering kalah. Kendati begitu, dia meminta skuadnya tetap tenang. Sebelumnya, Alessandro Nesta cs ditundukkan Inter Milan dan Lazio. Catatan tersebut masih ditambah fakta Rossoneri cuma meraih dua kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
“Kami harus percaya pada kemampuan sendiri. Apalagi kami dihantam krisis karena pemain cedera dan banyak yang tak mendapatkan kesempatan istirahat sebagaimana mestinya,” paparnya.
Dia lalu menambahkan, ‘’Tak ada tekanan pada kami. Kami hanya harus terus bekerja keras untuk bisa melewati situasi ini.”
Allegri optimistis Nesta dkk bisa membalikkan keadaan dalam leg kedua. Dia berharap banyak pada striker Zlatan Ibrahimovic.
Allegri menyebut timnya kebobolan lewat cara yang naif. Yang dimaksud adalah gol kedua Juve.
Caceres mendapat bola dari kaki Massimo Ambrosini dan kemudian melepaskan tembakan terarah ke sisi kanan kiper Marco Amelia. Amelia hanya bisa terdiam melihat si kulit bundar masuk ke gawang.
“Kami kebobolan lewat cara yang naif. Sangat disayangkan kami kalah ketika kami tampil bagus di babak kedua. Saya akui Juve pun bermain mengesankan,” imbuh Allegri.
Menurut dia, setelah menyamakan kedudukan, pasukannya menekan dengan sepenuh hati.
Namun, mereka dihukum oleh sebuah serangan balik. ‘’Jalan menuju final kini adalah sebuah bukit tinggi, tapi semua belum usai,” tuturnya. (rtr,A7-22) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad