
KEBUMEN- Rencana pembangunan jalur jalan lintas selatan (JJLS) di Kebumen selatan pada 2012 ini akan dimulai. Namun pekerjaan fisik proyek nasional itu akan ditangani langsung Kementerian PU. Kepala DPU Kebumen H Ahmad Syahli Syam ST MT kemarin menjelaskan, untuk pelaksanaan fisik, mulai pelelangan dan pekerjaan kontruksi jalan, akan ditangani Pusat. Bahkan DPU belum tahu kapan kepastian pekerjaan fisik jalan nasional yang menghubungkan Jatim-DIY-Jateng dan Jabar di pesisir selatan tersebut.
Namun Syahli mengaku telah mendapat informasi dari Kementerian PU bahwa proyek fisik itu akan dimulai tahun ini. Adapun lokasi yang telah dibebaskan Pemkab Kebumen bersama Pemrov Jateng di Kecamatan Mirit, Ambal, Buluspesantren sampai Klirong dan sebagian Petanahan. Berdasarkan nota kesepahaman Pemkab Kebumen, Pemrov dan Pusat, selama ini pembangunan JJLS di Kebumen sepanjang sekitar 57 km itu dilakukan secara sharing. Untuk ganti rugi lahan jalur jalan, dibiayai pihak Pemkab 25 persen, dan Pemprov 50 persen. Sedangkan pembangunan fisik seluruhnya ditanggung Pusat. (B3-84)
Ceko Tawarkan Peralatan Konstruksi Bandara
KULONPROGO - Tahapan konstruksi bandara internasional sebagai pengganti Bandara Adisucipto Yogyakarta akan dimulai akhir 2014. Pemerintah Republik Ceko tertarik dan menawarkan peralatan-peralatan untuk bandara. Duta Besar Republik Ceko, Tomas Smetanka, kemarin datang ke Kulonprogo bertemu dengan Bupati Hasto Wardoyo. Dalam pertemuan di Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) di Kecamatan Pengasih itu, Dubes Ceko didampingi Sekretaris Departemen Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Ceko untuk Indonesia, Jan Janda.
Selain memperkenalkan diri karena baru mulai bertugas di Jakarta Oktober 2011 lalu, Dubes Ceko juga menanyakan perkembangan rencana pembangunan bandara. Pada 2008 silam, pemerintah Ceko memang menjalin kerja sama dengan Pemkab Kulonprogo menyusun prastudi kelayakan atau pra feasibility study (FS) bandara. Untuk FS saat ini dilakukan oleh PT Angkasa Pura bekerja sama dengan tim dari UGM. (H87-53)
20 Siswa SMP Kesurupan
MAGELANG- Sebanyak 20 siswa SMP Negeri 1 Sawangan, Kabupaten Magelang kesurupan, Kamis (9/2). Sebelumnya, sejak Senin (6/7)-Rabu (8/2) sejumlah siswa sudah ada yang jatuh pingsan dan kesurupan.
Berdasarkan keterangan sejumlah siswa, kesurupan diawali dari seorang siswa bernama Martiasari tiba-tiba pingsan Kamis pagi. Sari kemudian dibawa ke ruang UKS untuk pertolongan pertama. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 sebelum jam pelajaran dimulai.
“Sari pingsan dan kemudian berteriak-teriak histeris. Hal ini membuat siswa lainnya panik. Tiba-tiba saja siswa lain ikut kesurupan,” kata siswa kelas IX D, Ade Raka, kemarin.
Menurut Ade, peristiwa ini terjadi di ruang kelas. Mereka dibawa ke ruang UKS dan selanjutnya dipindahkan ke masjid sekolah. Sejumlah guru kemudian mendatangkan tim medis Puskesmas Sawangan dan paranormal untuk mengobati siswa yang mengalami kesurupan. Siswa kelas IX E Solihin mengatakan, siwa yang kesurupan semuanya perempuan. Ia menduga hal ini disebabkan mereka kelelahan usai menjadi peserta drumband dalam kirab budaya di Gunungpring, Muntilan, Minggu lalu. (H66-53)
(/)