
MENGUNJUNGI objek wisata Jembangan Wisata Alam (JWA) serasa tidak berada di Kebumen. Berbagai sentuhan sejumlah fasilitas membuat objek wisata yang berada di Desa Jembangan, Kecamatan Poncowarno, Kebumen, itu menjadi makin berkelas.
Ya, objek wisata yang mengandalkan panorama Sungai Pejengkolan itu terus dipercantik dengan berbagai fasilitas. Setelah membangun dermaga untuk perahu wisata, CV Bumen Alam Indah selaku mengelola objek wisata tersebut menambah lagi dengan beberapa fasilitas.
Beberapa gazebo yang didirikan menambah indah tepian sungai yang airnya terus melimpah. Oleh para pengunjung, Gazebo dan tenda wisata itu bisa dimanfaatkan sebagai tempat santai menikmati panorama alam sembari makan atau minum yang dipesan dari warung seberang jalan. Akses menuju gazebo pun telah dibangun jalan dengan semen. Kaki pengunjung tidak kotor meskipun usai hujan.
“Berbagai fasilitas pendukung terus dibangun guna memberikan kenyamanan kepada wisatawan yang datang,” ujar Direktur CV Bumen Alam Indah Slamet Tugiyono SSos, kemarin. Selain gazebo, fasilitas penunjang lain yang akan dibangun seperti play pround, permainan air, sarana out bond hingga melakukan penanaman pohon untuk memperteduh kawasan objek wisata. Pihak pengelola tidak akan mengubah bentuk asli, tetapi memberi sekadar memberi tambahan fasilitas agar pengunjung dapat menikmati keindahan alamnya yang asli.
Pusat Kuliner
Sesuai desain yang ada, kawasan itu akan dikembangkan sebagai pusat kuliner dan oleh-oleh. Namun pihaknya mempersilakan warga setempat untuk berjualan seperti souvenir, oleh-oleh maupun makanan dan minuman. Selain memajukan bidang pariwisata Kebumen, pembangunan objek wisata Jembangan tersebut sekaligus bertujuan untuk menunjang perekonomian warga sekitar.
Pengembangan objek wisata Jembangan berdampak pada desa yang awalnya sepi itu semakin ramai apalagi saat liburan. Kondisi itu membuka lapangan pekerjaan bagi warga desa setempat. Banyak warga sekitar yang berjualan di lokasi objek wisata.
“Setelah perekonomian warga meningkat secara otomatis kesejahteraan warga juga meningkat,” Kepala Desa Jembangan Eko Setiono.
Objek wisata Jembangan dikelola CV Bumen Alam Indah setelah penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Desa Jembangan pada Juli 2011 lalu. Dalam MoU tersebut pihak investor diberi kuasa mengelola selama lima tahun dan bisa diperpanjang lagi. Pemerintah Desa Jembangan mendapatkan bagi hasil 30 % sedangkan investor 70%. Dibukanya pintu masuk bagi investor, Eko Setiono karena pemerintah desa belum mampu untuk mengelola secara profesional.
Dukungan penuh dari Pemkab Kebumen, dengan pembangunan dua pendopo dan pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer. Termasuk jalur dari Kecamatan Poncowarno menuju objek wisata yang dahulu tidak layak sekarang beraspal mulus.
Guna melengkapi objek wisata baru tersebut, berbagai fasilitas pendukung didatangkan. Antara lain perahu naga, perahu taman dan sepeda air, yang telah disewakan untuk umum. Pengunjung yang naik perahu naga akan diajak menyusuri hulu Sungai Pejengkolan hingga menempuh jarak sekitar 2 kilometer. (Supriyanto-84)
(/)