panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Olahraga
10 Februari 2012
Jateng, Bagaimana Harus Menatap Riau (1)
Harus Beriak-riak Menjangkau Siak
  • Oleh Amir Machmud NS
BAYANGKANLAH, Pekan Olahraga Nasional (PON) digelar di 10 kabupaten! Dan, Provinsi Riau-lah yang untuk kali pertama men-setting penyelenggaraan dengan model memberi kesempatan secara merata agar daerah-daerah di wilayahnya merasakan “kue PON Ke-18”, September mendatang.

Sepuluh daerah disiapkan. Konsentrasi penyelenggaraan tetap di Pekanbaru yang bakal menuanrumahi 26 cabang olahraga, sedangkan sembilan kota lainnya adalah Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Siak, Dumai, Bengkalis, Rokan Hulu, dan Indragiri Hilir.

Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Provinsi Riau Sudarto, tadinya seluruh 12 daerah tingkat II mengingini menjadi tuan rumah, namun Kabupaten Meranti dan Rokan Hilir ditolak.  
Seperti apa kira-kira persiapan yang harus dirancang oleh para kontingen kontestan, ketika jarak antara satu kota dan kota lainnya dari Ibu Kota Riau membutuhkan waktu tempuh di atas dua jam?

Dari Pekanbaru ke Siak, misalnya, perjalanan darat sejauh 120 kilometer harus ditempuh dengan “beriak-riak”. Melelahkan, pasti. Belum lagi untuk menjangkau Rokan Hulu, Dumai, atau Bengkalis yang harus menyediakan waktu empat, lima, hingga tujuh jam jika kondisi jalan — di beberapa titik berlubang-lubang tajam ñ masih seperti sekarang.

Tentu, menurut Sudarto, hambatan infrastruktur itu akan dituntaskan menjelang PON digelar. Seperti jalan menuju Siak yang bisa ditempuh dengan memintas jalur menyibak perkebunan kelapa Sawit di Maridan. Atau yang menggunakan fasilitas jalur khusus perusahaan minyak PT Chevron Pacific Indonesia. Untuk memintas hutan sawit di Maridan, kendaraan minibus seperti Toyota Innova  dengan laju normal membutuhkan waktu  45 menit. Jika melalui jalur reguler, kita bisa kehilangan waktu lebih dari satu jam.

Dengan pusat komando di Hotel Menara Resti di Pekanbaru, Jawa Tengah juga menyiapkan posko di Siak Indrapura, Bangkinang (Kampar), Pasir Pangaraian (Rokan Hulu), dan Rengat (Indragiri Hulu). “Kontrak rumah sudah oke. Kita sudah beri panjar, tinggal menyiapkan detailnya,” kata Bambang Husodo, Ketua Badan Monitoring dan Evaluasi KONI Jateng.

Di Mana Saja?

Untuk mendeskripsikan seperti apa persebaran anggota kontingen dan model-model koordinasinya nanti, kita lihat cabang-cabang olahraga apa saja yang ditempatkan di 10 kota itu.
Pekanbaru menggelar 26 cabor. Di Sport Center Rumbai, dilombakan delapan cabang. Kota terdekat dari Pekanbaru dengan akses paling siap Bangkinang, pusat pemerintahan Kabupaten Kampar, sekitar 60 kilometer dari Ibu Kota Provinsi. Dalam kondisi normal dibutuhkan 1,5 jam perjalanan ke tuan rumah lima cabang olahraga — balap motor, pencak silat, bridge, golf, dan penyisihan sepak bola — ini. Namun praktiknya butuh tempo 2 hingga 2,5 jam perjalanan. Posko Jateng di Kampar akan dibuka di sebuah rumah penduduk di Bangkinang.

Kota ketiga, Pelalawan. Kabupaten yang berpusat di Pangkalan Kerinci ini ditempuh lewat jalur lintas Palembang, Lampung di pinggir kota sejauh 60 kilometer dari Pekanbaru sekitar 1,5 jam. Hanya satu cabor, tinju yang akan dipanggungkan di GOR Pangkalan Kerinci yang berkapasitas 2.500 penonton.
Rengat, Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hulu tak kalah jauh. Butuh lebih dari empat jam perjalanan sepanjang 200 kilometer dari Pekanbaru. Cabang aerosport, yakni aeromodelling dan terjun payung digelar di Bandara Japura, dan babak penyisihan sepak bola di Lapangan Narasinga Rengat.

Dumai lebih jauh lagi, butuh waktu lima jam perjalanan darat lewat jalur lintas Medan, atau 20 menit dengan pesawat udara. Tiga cabor diselenggarakan di kota yang terletak sekitar 230 kilometer dari Pekanbaru itu, yakni tenis meja, selam mono fin, dan selam oba.

Tembilahan, Indragiri Hilir yang harus dijangkau tujuh jam dari Pekanbaru dengan jarak sekitar 370 kilometer, menggelar sepak bola dan futsal untuk babak penyisihan.
Dan, inilah venue terjauh dari Ibu Kota. Untuk mencapai Bengkalis sejauh 300-an kilometer, butuh waktu tujuh jam perjalanan darat, atau tiga jam dengan kapal laut. Di kota terdekat dengan Malaka itu dipanggungkan cabor bola voli pantai, tarung drajat, dan layar.

Cabor aerosport lainnya, yakni terbang layang, paralayang, dan gantole akan diadakan di Pasir Pengaraian, Ibu Kota Rokan Hulu yang berjarak  260 kilometer dari Pekanbaru.
Siak, dengan medan tempuh cukup berat seperti yang telah dikemukakan di awal, menggelar tiga cabor, yakni balap sepeda road race dan mountain bike, kempo, dan sepatu roda yang semula akan dimainkan di Pekanbaru. Di kota yang sangat agamais dengan wisata religi makam Sultan Syarief Kasim ini, Jateng telah menyiapkan posko sebuah rumah lima kamar yang representatif.

Persebaran venues, perkiraan jarak tempuh, dan deskripsi waktu perjalanan ini sangat penting untuk memberi gambaran tentang konsep koordinasi kontingen Jateng. (Bersambung-21) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER