
SLAWI- Akibat dua truk terperosok di bahu jalan, arus lalu lintas dari arah Kemantran, Kecamatan Kramat menuju Balamoa, Kecamatan Pangkah, lumpuh selama berjam-jam, kemarin.
Bodi truk yang terperosok tersebut, hampir menutupi seluruh badan jalan sehingga hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas. Antrean kendaraan roda empat, tampak memanjang hingga hampir 2 km ke selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk yang pertama kali terperosok adalah truk gandeng E-9534-C yang dikemudikan Imam (32).
Gandengan truk bermuatan gipsum tersebut terperosok di lumpur bahu jalan saat hendak bongkar muatan, sekitar pukul 10.00. Bodi gandengan truk yang terperosok itu, menutupi separuh bahu jalan.
”Saya mau bongkar muatan, tapi ternyata gandengan terperosok. Gandengan lalu saya lepas dan berusaha saya tarik, tapi tidak berhasil,” kata Eko.
Selang beberapa menit, melintas truk bermuatan gula yang dikemudikan Catur (45) dari arah selatan. Karena separuh badan jalan tertutup truk gipsum milik Eko, Catur melaju terlalu ke tepi sehingga roda truk G-1932-AE tersebut turun ke bahu jalan. Karena tanah bahu jalan gembur, roda truk terperosok dan tak bisa melaju.
Akibat kejadian tersebut, hampir seluruh badan jalan tertutupi bodi dua truk. Hanya tersisa celah di tengah jalan yang cuma bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
Kendaraan roda empat dari arah utara, bisa balik arah karena tersedia lahan kosong untuk memutar. Salah satunya yaitu rombongan mobil dinas Wakil Bupati Tegal H Moch Herry Sulistiyawan SH MHum yang hendak menuju ke Kota Slawi. Sementara, kendaraan dari arah selatan terlihat bertumpuk. Petugas Satlantas dan warga serta sopir, kemudian bahu-membahu menarik truk yang terperosok tersebut. (K22-23)
(/)