panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
10 Februari 2012
Jalan Nasional Diblokade
  • Penuh Lubang dan Debu, Pedagang Serabi Merugi

AMBARAWA - Warga dan Paguyuban Pedagang serabi di sepanjang jalan nasional wilayah Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa, semakin jengkel dengan kerusakan jalan penghubung Temanggung - Semarang yang tak kunjung diperbaiki.

Warga merasa dirugikan dengan kondisi jalan yang rusak dan berdebu di wilayahnya itu. Mereka lalu turun ke jalan memblokade jalur nasional tersebut, Kamis (9/2), mulai sekitar pukul 10.00.

Sejak pagi, seratusan anggota paguyuban rela tidak berjualan, untuk berdemo menuntut perbaikan jalan tersebut. Selain itu, puluhan warga lainnya juga bergabung di sepanjang kira-kira 500 meter jalur nasional antara Ngampin - Ambarawa itu.Membawa sejumlah spanduk bertuliskan isi tuntutan dan ungkapan protes kepada pemerintah, mereka beberapa kali merangsek ke tengah jalan dan menghalangi laju kendaraan di jalur utama.

Warga juga memasang puluhan portal berupa barang-barang seperti kursi, kayu, dan tanaman pisang, di kanan-kiri dan tengah jalan.

Aksi itu menyebabkan terhambatnya laju kendaraan dari dua arah. Tak jarang, lalu lintas di jalan itu macet hingga satu kilometer. Sejumlah personel Satlantas Polres Semarang dan perangkat kelurahan setempat pun merapat ke lokasi, berusaha menertibkan aksi massa tersebut. Sayang, warga enggan meninggalkan jalanan dan tetap berunjukrasa.

Ketua Paguyuban Pedagang Serabi, Rumiyati ditemui di lokasi mengatakan, kerusakan jalan sudah sejak beberapa bulan lalu. Petugas terlihat beberapa kali memperbaiki, namun tidak tuntas. Terbukti, jalanan masih dipenuhi lubang dan semakin berdebu.

Kondisi itu merugikan pedagang. Pasalnya, sejak kondisi jalan rusak dan berdebu, pengguna jalan tampak enggan berhenti untuk membeli serabi. Pedagang merugi hingga 50 persen lebih. “Biasanya Rp 50 ribu/hari. Sekarang Rp 20 ribu pun tidak. Beberapa malah pilih ga jualan,” ungkap Rumiyati.

Selain itu, kerusakan jalan memakan korban luka beberapa kali. Setidaknya empat kali kecelakaan dalam sehari di jalan itu akibat terpeleset. “Kebanyakan pengendara motor. Kami pasang tanaman pisang dan barang-barang itu sejak seminggu ini tapi tidak ada respon,” kata warga Ngampin lainnya, Watik (37).

Tidak Laku

Koordinaator aksi Hendro Winarto (35) mengatakan, Polusi debu membuat dagangan mereka tidak laku. Terlebih, warga juga khawatir debu akan menyebabkan penyakit pernafasan. “Bina Marga Provinsi hanya menutup lubang jalan dengan pasir dan batu. Itu membahayakan pengguna karena rawan terpeleset,” jelasnya.

Hingga lepas siang, aksi tersebut masih berlangsung. Warga bahkan menyandera mobil Bina Marga Porovinsi yang melintas di jalan itu. Mobil kuning dengan sejumlah pekerja itu sedianya berangkat dari arah Bawen hendak memperbaiki jalan rusak di wilayah Banaran.

Sementara, petugas akan meminta pemerintah menyiram jalan berdebu tersebut agar tidak menimbulkan polusi berlebih bagi warga sekitarnya. “Kami mediasi, yang penting lalu lintas tidak macet total,” kata Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Gusman Fitra.

Sebelumnya, aksi pasang portal oleh warga di jalan itu terjadi pada pertengahan Desember 2011. Warga menanami lubang jalan dengan tanaman pisang. Saat itu pekerja Binamarga datang menutupnya dengan pasir dan batu. Awal Februari 2012 lalu warga kembali memasang papan bertuliskan permintaan kepada pemerintah agar jalan segera diperbaiki.

Kepala DPU Kabupaten Semarang, Totit Oktorianta ketika itu mengungkapkan, perbaikan jalan nasional tersebut ditangani pihak provinsi. Menurutnya, Binamarga provinsi memiliki tim di setiap ranting untuk memantau dan menindaklanjuti. Namun, belum sampai direspon, aksi massa kemarin tumpah di jalur tersebut.(K33-14

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER