panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekonomi & Bisnis
09 Februari 2012
BKPM Tak Pernah Beri Restu
  • Rencana Akuisisi Bank Mutiara
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan menyatakan tidak pernah memberi restu kepada Yawadwipa Companies sehubungan dengan rencana perusahaan itu mengakuisisi Bank Mutiara.

”Siapa bilang (menyetujui investasi Yawadwipa)? Tidak! Mereka dulu tidak spesifik mengatakan mau investasi apa. Mereka hanya mau melihat Indonesia, itu mau di-set up, lawyer-nya tanya mengenai negara kita. Tentu saya sebagai Kepala BKPM mempromosikan Indonesia. Itu saja saya tidak ngomong aset A, B, C, D, E kok,” tutur Gita, kemarin.

Dia menegaskan pihaknya akan selalu terbuka terhadap setiap investor yang akan berinvestasi di Tanah Air. ”Pokoknya, siapa pun yang mau investasi di sini, kita rangkul selama mereka berniat positif,” tuturnya.

BI Tak Tahu

Yawadwipa Companies, perusahaan asal Singapura menyebutkan telah menyampaikan minat secara resmi kepada penasihat keuangan PT Bank Mutiara Tbk (eks Bank Century) untuk mengakuisisi saham bank tersebut dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Presiden Direktur Yawadwipa Companies C Christopher Holm mengatakan siap mengakuisisi 100% saham bank tersebut dengan harga aman, yaitu sekitar Rp 6,7 triliun atau 750 juta dolar AS. Selain mengakuisisi penuh, perusahaan itu menyediakan penambahan modal langsung untuk meningkatkan rasio kecukupan modal dan mempercepat pertumbuhan.

”Yawadwipa berharap bisa mendiskusikan kepentingan strategis bank dengan berbagai pelaku di sektor publik dan swasta,” ujar Holm.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan tidak tahu apapun mengenai Yawadwipa Companies. ”Mereka (Yawadwipa) belum pernah ke BI. Sampai saat ini saya juga belum tahu,” ujar Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad.

Pihaknya akan menunggu konfirmasi langsung dan proses yang akan disampaikan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pemegang saham mayoritas Bank Mutiara.  ”Ya, kami menunggu data dari LPS mengenai kelanjutan Bank Mutiara,” tuturnya.(bn-29)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER