
SEMARANG - Tiga karateka asal Kabupaten Semarang akan turun di 3rd Silent Knight Asia Karate Cup di Kuala Lumpur, Malaysia, 10-12 Februari 2012. Tiga karateka tersebut adalah Gautama Subagyo, Herlan Adi Yoga, dan Febrian Gede Saputra. Mereka akan didampingi pelatih Andriansyah.
Gautama akan turun di nomor kata perorangan senior dan kumite -67 kg, Herlan di kata perorangan 13 tahun dan kumite 13 tahun, Dan Febrian di kata perorangan senior dan kumite -84 kg.
”Dalam kejuaraan ini, kami menargetkan bisa meraih dua emas melalui Yoga. Dia merupakan karateka yang tergabung dengan PPLP (Pusat Pendidikan Latihan Pelajar). Namun tentu saja itu tidak mudah. Persaiangan dari negara seperti Australia, China, Iran, dan Uzbekistan juga sangat berat,” kata Andriansyah di Semarang, kemarin.
Biaya Sendiri
Keikutsertaan ketiganya dalam event ini adalah atas inisitif pengurus Forki Kabupaten Semarang. Karenaya, segala kebutuhan mulai dari pemberangkatan hingga akomodasi di Negeri Jiran itu menjadi tanggungan sendiri.
”Ini merupakan program Forki Kabupaten Semarang. Kami berpikir untuk bisa bersaing dan meningkatkan kemampuan, ajang-ajang seperti ini wajib diikuti,” tandas Andriansyah yang merupakan Kabid Binpres Forki Jateng ini.
Sementara itu, Febrian mematok target membawa pulang medali perak lewat kata perorangan dan perunggu melalui kumite -84 kg. Target itu ia pasang setelah berkaca pada event serupa yang digelar tahun lalu di Singapura.
”Persaingan sangat berat. Pada kejuaraan di Singapura dulu, saya mendapat dua perunggu di kata dan kumite. Sekarang, dengan persiapan yang saya lakukan sejak Desember tahun lalu, saya berharap bisa mendapat hasil yang lebih baik. Apalagi saya baru saja meriah tiga medali emas pada Kejurda Inkai belum lama ini,” terang Febrian.
Menurutnya, persaingan berat akan datang dari karateka-karateka asal Filipina. Sementara karateka dari negara seperti Singapura, Iran, dan Uzbekistan dirasanya tidak terlalu berat. (H69-70)
(/)