panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
09 Februari 2012
Sopir Angkutan Umum Protes Penyerobotan Trayek
  • Penumpang Telantar
DEMAK - Sejumlah sopir angkutan umum yang melayani rute Semarang-Demak-Jepara menggelar aksi protes di pinggir Jalan Raya Semarang-Demak Km 15 Desa Loireng,  Kecamatan Sayung, Selasa (8/2) sekitar pukul 16.00.
Aksi itu dipicu ketidakpuasan mereka terhadap keberadaan angkutan umum yang biasa melayani rute dalam Kota Semarang, tiba-tiba membawa penumpang melintasi wilayah Demak.

Akibat aksi itu para penumpang minibus sempat terlantar ketika beberapa sopir ikut menghentikan kendaraan sebagai rasa solidaritas mendapati adanya dugaan penyerobotan trayek. Namun para sopir keberatan diwawancarai wartawan terkait aksi mereka. 

’’Tolong Mas, kami sebenarnya tidak ingin ribut sehubungan masalah ini. Tolong ya Mas, ini juga spontan bukan demo,’’ ujar salah seorang sopir.

Sebanyak lebih dari 10 minibus berhenti berjajar memadati ruas jalan raya penghubung Semarang-Demak-Kudus di sisi utara  jalan.  Para sopir kemudian bergerombol di depan Pos Polisi Lalu Lintas Onggorawe di Desa Loireng.
Mereka baru bersedia menghentikan aksi dan kembali melanjutkan perjalanan setelah datang Kasat Lantas Polres Demak AKP I Wayan Sono. Sopir dan Kasatlantas kemudian berdialog mencari titik temu permasalahan yang dihadapi awak angkutan.

Salah Paham

Menurut Kasat Lantas, persoalan kemarin sebatas dipicu aksi kesalahpahaman di antara sesama awak angkutan.
Pengemudi minibus mengira angkot berwarna oranye yang biasa melayani rute dalam Kota Semarang menyerobot lahan mereka.

Padahal  angkot sebenarnya hanya ingin mengantar sejumlah penumpang setelah dicarter dari Johar Semarang.
Mereka  yang jumlahnya lebih dari satu armada kemudian melintas berombongan memasuki kawasan Loireng Sayung.
Aksi mereka yang diawasi  awak angkutan minibus menimbulkan salah prasangka. Pengemudi minibus memilih aksi protes dengan mogok di jalan menyikapi munculnya iring-iringan angkot  dari Semarang.

Sementara itu, sejumlah penumpang mengaku lega setelah aksi mogok sekitar 45 menit awak angkutan dihentikan. Surti (42), warga Mijen mengaku menumpang minibus  dari Terminal Terboyo Semarang. Dia bertujuan pulang setelah sebelumnya mengunjungi kerabat di kawasan Banyumanik Semarang. Ibu tiga anak itu sempat kebingungan ketika tiba-tiba kendaraan yang ditumpanginya berhenti di daerah Sayung.

Rupanya, sopir mobil yang ditumpanginya dihentikan mendadak sesame sopir untukmendukung aksi protes. Hal senada dialami  Romlah (47), warga Welahan, Jepara yang juga sempat kebingungan adanya aksi protes sopir.  Pedagang sayur mayur itu akhirnya  memilih tidur di dalam minibus lantaran kelelahan seharian berdagang di  Pasar Sayung. (H41-69)
(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER