panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Internasional
08 Februari 2012
31 Jam Tertimbun, Nenek Selamat
ISLAMABAD - Selalu ada keajaiban dalam setiap bencana. Kemarin, seorang nenek berusia 65 tahun berhasil diselamatkan tim SAR meski telah 31 jam terjebak di bawah reruntuk bangunan pabrik yang ambruk Senin lalu.

Pabrik obat-obatan di Lahore, Pakistan itu ambruk setelah sejumlah tabung gas di dalamnya meledak. Hingga kemarin, jumlah korban jiwa telah mencapai 19 orang. Sebelumnya diberitakan, insiden itu menelan tiga korban jiwa.
Bangunan tiga lantai yang difungsikan sebagai pabrik itu berdiri di daerah permukiman. Polisi mengatakan, pabrik tersebut ilegal. Sementara menurut penduduk, tempat itu sempat dua kali ditutup sejak 2008, namun pemiliknya selalu membukanya kembali.

”Pemilik melanggar perintah pengadilan dan merusak segel,’’ kata pejabat setempat, Ahad Cheema.
Rizwan Naseer, kepala tim SAR Provinsi Punjab, mengatakan evakuasi terhadap nenek itu dilakukan setelah timnya mendengar teriakan minta tolong. Dia menambahkan, mereka harus berjuang menyingkirkan puing selama beberapa jam sebelum berhasil mengeluarkan perempuan 65 tahun tersebut.

Haus

Dalam tayangan salah satu stasiun televisi lokal, nenek itu tampak kehausan. Dia langsung meneguk air dari botol yang diberikan dan menghela nafas lega begitu berhasil dievakuasi.
Perempuan beruntung itu merupakan orang ke-15 yang berhasil diselamatkan. Hingga kemarin, tim SAR masih berupaya mencari korban lainnya. Mereka menggali puing-puing yang berserakan sepanjang siang dan malam menggunakan peralatan seadanya.

Diperkirakan masih terdepat sekitar 30 korban selamat yang terjebak di bangunan ambruk tersebut. Kemarin, para kerabat korban memenuhi lokasi kejadian. Mereka menangis sembari menunggu tim SAR melakukan upaya pencarian.
”Kami berharap bisa menyingkirkan sebagian besar puing-puing tersebut malam ini,’’ kata Rizwan Naseer kepada wartawan, kemarin. Dia menambahkan, timnya saat ini tengah menggali terowongan di bawah reruntuk guna mempermudah evakuasi terhadap para korban, baik yang cedera maupun yang telah tewas. (ap,afp-mn-66) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER