JAKARTA- Dua belas tahanan Polsek Metro Cempaka Putih, Jakarta Pusat, melarikan diri, Selasa (7/2) sekitar pukul 02.10.
Mereka adalah Suwardi, Toni Rahman, Aguswin Suprio, Suprapto, Agus Pian, Ibrahim, Andre Julius, Eko Prihatin, Aji Tri Muladi, Ocky Inka Hariyadi, Hari A, dan Angga Herdiawan.
Dua di antaranya, Suwardi dan Aguswin Suprio diringkus beberapa jam kemudian di Bekasi.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, 12 tahanan kasus narkoba, pencurian motor, dan copet itu melarikan diri melalui lubang angin di kamar mandi.
Mereka memotong teralis besi lubang angin kamar mandi menggunakan gergaji. Para tahanan membuka keran air di bak mandi untuk menyamarkan suara gesekan gergaji.
”Di kamar mandi ditemukan gergaji, tang, kunci, obeng, dan kunci pas ukuran 8 untuk membongkar lubang angin,” kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya.
Penjaga Warung
Setelah naik melalui lubang angin, mereka turun ke rumah makan padang di samping mapolsek.
Para pelaku mengancam membunuh pegawai warung, Yusuf Suhendar (15) yang tidur sendirian di warung itu. Yusuf diikat dan diminta menunjukkan kunci pintu warung makan tersebut.
Menurut Rikwanto, dari hasil pemeriksaan terhadap Suwardi dan Aguswin, diketahui bahwa mereka telah menggergaji teralis besi selama seminggu. Alat-alat yang digunakan diduga diperoleh dari penjenguk.
Polda Metro Jaya tengah memeriksa petugas jaga tahanan yang diduga lalai. ”Apakah penjagaan sudah sesuai prosedur atau tidak, itu sedang kami selidiki,” ujarnya. (K24-25)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad