REMBANG - Upaya menekan angka gizi buruk pada bayi di Kabupaten Rembang masih terhitung lamban. Hingga 2011, masih ada 300 lebih balita di kabupaten itu yang mengidap gizi buruk, sehingga mengancam tumbuh kembang badannya.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang mencatat, angka gizi buruk di kabupaten itu pada awal 2011 mencapai 305 bayi. Tahun ini penderita gizi buruk mencapai 374 bayi.
"Penanganan gizi buruk terutama pada bayi memang tidak bisa serentak seluruhnya. Harus bertahap, sesuai dengan perkembangan dan kondisi tiap bayi," jelas Sutejo, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang, Minggu (5/2).
Penyakit gizi buruk telah membuat perkembangan anak terganggu. Ahmad Rifai misalnya. Meski sudah memasuki usia empat tahun, putra pertama pasangan Suparman (57) dan Ramijah (45) itu, belum mampu berjalan layaknya anak sebayanya.
Rifai pun terpaksa menghabiskan waktu di gendongan ibu atau neneknya. Sebagian besar waktunya dihabiskan untuk tiduran di dipan rumah orang tuanya yang berdinding anyaman bambu di Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang. (H62-60) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad