panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
04 Februari 2012
DPRD Pertanyakan Rencana Ruilslag Bekas Banda Desa
  • Hari Ini Lokasi Dicek
PURWOKERTO - Komisi A DPRD Banyumas kemarin mempertanyakan rencana tukar guling tanah (ruilslag) milik Pemkab dengan PT Bina Agung Damar Buana.

Tanah Pemkab yang akan ditukar di Kelurahan Karanglewas Lor. Sementara milik PT  Bina Agung Damar Buana berada di Desa Keniten, Kecamatan Kedung­banteng.

Ketua Komisi A, Agus Priyanggodo, mengatakan pertanyaan salah satunya nilai dan luasan. Dimana luas tanah milik Pemkab 12.084 m2 ditukar dengan tanah seluas 11.656 m2.

’’Dari taksiran harga juga kita tanyakan. Milik Pemkab di Karanglewas masuk kategori kota, kenapa harganya kalah sama yang ada di Keniten (lokasi desa),’’ kata anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Dari taksiran, nilai tanah milik Pemkab hanya Rp 1.011.100.000, sedangkan milik PT Bina Agung Damar Buana Rp 1.067.400.000. ’’Kita bisa disebut untung dengan selisih Rp 56 juta, tetapi taksiran itu betul atau tidak?” tanyak Agus.

Mengklaim

Setyo Ari Nugroho, anggota komisi A. juga mempertanyakan klaim Pemkab bahwa tanah di Karanglewas sudah tidak produktif. ’’Tadi saya tanyakan, awalnya tanah itu produktif atau tidak. Jangan-jangan sekarang tidak produktif karena ’dibuat’,’’ katanya.

Kabag Pemerintahan R Soeryanto menegaskan, taksir harga tanah sudah dilakukan tim independen dan tidak sembarangan. Persetujuan ruilslag dari Pemkab juga melihat potensi lahan untuk pengembangan pariwisata.

’’Tanah itu (bekas bondo deso) awalnya memang produktif, tetapi seiring perkembangan zaman sekarang terjepit dan tidak produktif. Masyarakat juga sudah tidak mau bercocok tanam,’’ katanya.

Rapat koordinasi, kata Agus Priyanggodo, hanya awal. Selain komisi A hadir juga Wakil Ketua DPRD Supangkat, sedangkan eksekutif ada Kabag Hukum Herni Sulasti, dan Kepala DPPKAD Rofiq Widadi.

Dari sisi hukum Herni memastikan semua sudah sesuai prosedur dan tidak menyalahi. Selanjutnya Komisi A berencana melihat langsung lokasi tanah di Karanglewas Lor.

’’Apa yang kita pertanyakan, lebih tepatnya akan dipertegas dengan kunjungan ke lokasi, besok (Sabtu, 4/2). Kita minta eksekutif mempersiapkan semuanya,’’ tegas Agus Priyanggodo sebelum menutup rapat.(ruj-17)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER