JAKARTA- Ketua KPK Abraham Samad kembali memberi sinyal akan mengumumkan tersangka baru dalam kasus besar yang ditangani lembaga antikorupsi itu. Namun, dia enggan menyebut kasus yang dimaksud. Pengumuman itu akan disampaikan dalam konferensi pers, Jumat (3/2) ini.
Kemarin, Abraham tiba-tiba turun dari ruang kerjanya di lantai III untuk menemui wartawan di lantai dasar gedung KPK. Dia langsung masuk ke ruang wartawan dan menyatakan, Jumat (3/2) siang akan ada konferensi pers di KPK.
"Besok (hari ini-Red) ada konferensi pers di sini pukul 14.00. Tunggu saja. Ada yang bagus," ujar Abraham.
Ketika ditanya lebih jauh, Abraham menolak menjelaskan lebih terperinci.
"Lihat saja besok. Kalau dibocorkan, nggak seru," ujarnya.
Ditanya soal desakan sejumlah pihak agar KPK menetapkan tersangka pada pihak tertentu, Abraham enggan berkomentar banyak.
”KPK bekerja berdasarkan alat bukti, bukan dari desakan pihak lain,” tegas Abraham.
Sehari sebelum mengumumkan Miranda Swaray Gultom sebagai tersangka kasus cek pelawat, beberapa waktu lalu, Abraham juga memberi isyarat serupa. Saat itu dia mengatakan, ada hal menarik yang akan diumumkan KPK.
Kasus Nazaruddin
Di sisi lain, kasus dugaan korupsi yang melibatkan bekas bendahara umum Partai Demokrat M Nazaruddin menunjukkan perkembangan baru. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menjelaskan, kasus Nazaruddin sudah didalami sejak pimpinan KPK periode yang lalu.
''Hasilnya, ada perkembangan terkait sejumlah pihak, person (perorangan), dan perusahaan," kata Busyro.
Namun, Busyro tidak merinci orang atau perusahaan tersebut. Ia memastikan, pihaknya tetap mengedepankan kesetaraan di depan hukum dalam mengusut pihak-pihak terkait.
Mantan ketua Komisi Yudisial itu menambahkan, KPK menolak intrik politik dalam setiap penanganan kasus korupsi. "KPK wajib secara hukum menolak intrik politik, apa pun bentuknya," tegas Busyro. (J13-59)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad