panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekonomi & Bisnis
02 Februari 2012
Pengerjaan Rel Telan Rp 9,3 Triliun
  • Jalur Ganda KA

BANDAR LAMPUNG- Pembangunan proyek jalur ganda (double track) rel kereta lintas utara Jawa (Jakarta-Semarang-Surabaya) sejauh 727 km ditarget selesai pada 2013. Karena itu pada 2014 sudah bisa beroperasi.

Target itu disampaikan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan seusai meresmikan kereta rel diesel Indonesia Way Umpu di Stasiun Tanjung Karang Bandar Lampung, Rabu (1/2).

Peresmian operasional kereta rel diesel Indonesia (KRDI) AC juga disaksikan Sekjen Kementerian Perhubungan Muhammad Ikhsan Tatang dan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP bersama sejumlah pejabat daerah Lampung.

Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengerjakan pembangunan double track dari Cirebon-Brebes-Semarang-Bojonegoro yang berupa pengerjaan badan rel, yang menelan dana senilai Rp 9,3 triliun.

“Tahun ini mulai pasang rel, sehingga pada 2013 ditargetkan selesai, dan pada 2014 diharapkan sudah bisa beroperasi,” paparnya.

Dalam pembangunan jalur ganda di wilayah Bojonegoro, Ditjen Perkeretaapian belum menemui kendala, baik untuk pembebasan lahan maupun dampak lingkungan terhadap masyarakat sekitar, sehingga pembangunan jalur ganda akan segera dipercepat.

Dampak Sosial

Untuk mengantispasi dampak sosial jalur ganda, pihaknya membangun pagar, serta juga berencana menutup jalur penyeberangan yang tidak ada palang pintu. “Rencananya kami juga akan membangun underpass agar lebih menjaga keamanan,” tambahnya.

Dengan pembangunan jalur ganda ini diharapkan menjadi salah satu koridor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu juga dapat meningkatkan kapasitas angkutan penumpang dan barang serta dapat mengalihkan beban transportasi dari jalan raya ke kereta api.

Sebelumnya SM (24/1) memberitakan, April 2012 pekerjaan fisik jalur rel ganda Semarang-Bojonegoro akan dimulai.

Satuan kerja (satker) pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro rencananya akan membangun fly over rel kereta api sepanjang 8,1 kilometer di Semarang mulai dari Kaligawe sampai Mangkang.

Kepala Satker Departemen Perhubungan pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro Hendy Siswanto mengatakan, fly over setinggi 15 meter dibangun untuk mengantisipasi penurunan tanah di Kota Semarang.

Nantinya akan ada dua fly over yang dibangun untuk jalur ganda yakni di Gambir Jakarta dan Semarang.

Saat ini pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro sedang tahap lelang proyek senilai Rp 4,6 triliun, yang dijadwalkan selesai akhir Maret. Terkait dengan peresmian KRDI AC Way Umpu, kereta  ini terdiri atas empat gerbong kerea untuk satu rangkaiannya. Kereta dilengkapi fasilitas dua unit toilet per gerbong. Susunan tempat duduknya ergonomis 2-2 dilengkapi AC untuk memberi kenyamanan perjalanan 4 jam. Kapasitas angkut maksimum 580 orang terdiri dari 272 orang duduk dan 308 penumpang berdiri.(bn-77)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER