panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
02 Februari 2012
Kiye Lakone
Belum Terpecahkan
CATATAN prestasi luar biasa berskala nasional dibuat seorang putri Banjarnegara, Margareta Kretapradani (20). Perenang itu membuat rekor nasional (rekornas) 100 m gaya dada Kelompok Umur (KU) I pada kejuaraan nasional di Senayan, Mei 2008 lalu, dengan catatan satu menit 14,36 detik (01.14,36 menit).

Sampai kini, sudah hampir empat tahun, rekor itu masih bertahan. Berarti, selama waktu itu belum ada perenang di negeri ini pada KU itu yang mampu mencatat hasil lebih baik. Selama belum ada yang lebih cepat, nama Margareta akan tetap tercatat di lembaran sejarah dunia olahraga air itu, khususnya kelompok umur.
Prestasi gadis kelahiran 4 Juni 1992 tersebut dibuat ketika berumur 16 tahun. Setelah beranjak dewasa dan masuk kelompok senior, sulung dari dua bersaudara keluarga Suyadi dan Indra Setyawati itu masuk papan atas perenang Indonesia.

November lalu, dia menjadi salah satu dari dua atlet renang Jateng yang membela Tim Merah Putih di ajang SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta. Di multievent Asia Tenggara dia belum berhasil meraih medali.  
Prestasi Internasional
Pemilik tinggi badan 160 cm dan berat 53 kg itu mengaku memiliki obesesi menjadi atlet internasional. Untuk meraih cita-cita tersebut, mahasiswi Unika Semarang tersebut siap berlatih keras setiap saat.
Latihan keras memang sudah menjadi budaya hidup yang ditanamkan orang tuanya dan pelatih sejak masih kanak-kanak.

Margareta berlatih olahraga air itu sejak berumur lima tahun atau masih di TK. Dia memulai latihan di Klub Tirta Serayu, dengan pelatih Bambang Haryanto SPd.
Dengan tekun, setiap hari mulai Senin sampai Sabtu, dia menempa diri di kolam renang Selamanik, Banjarnegara.
Cita-cita menjadi perenang berprestasi mendapat dukungan penuh kedua orang tuanya. Apalagi, adiknya yang bernama Kezia Kristiantina, juga menjadi perenang andalan kabupaten Dawet Ayu itu. Suasana keluarga yang harmonis sangat membuat semangat dan motivasi untuk berprestasi semakin tinggi.

Margareta menempuh pendidikan TK dan SD Kristen Debora, lalu SMP 5, SMA 1 Banjarnegara, dan kini di Unika. Selain di kolam renang, gadis itu juga memiliki hobi musik dan bepergian.
Prestasi yang pernah diukir antara lain meraih medali tiga emas di Pekan Olah Raga Mahasiswa (POM) ASEAN, emas Kejurnas 2011, dan tiga keping emas di Porprov 2009 di Solo, PON Kaltim 2008 dua perak dan satu perunggu.(Budi Hartono-17)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER