SLAWI- Pembawa kabur siswi SMA asal Dukuh Karang Jati Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, akhirnya ditangkap polisi, Selasa (31/1) petang.
Pelaku yang dikenal korban melalui situs jejaring sosial facebook tersebut yaitu Hari Santoso (20), buruh tani asal Desa Dukuh Bangsa, Kecamatan Jatinegara.
Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamean Purba SIK melalui Kasatreskrim AKP Rudi Wihartana SH menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari penelusuran polisi bersama pihak korban dan keluarganya.
Seperti diketahui, setelah menghilang selama enam hari, korban berinisial RP tersebut, dipulangkan oleh pelaku di kawasan Kagok, Kecamatan Slawi pada Minggu (29/1) siang. Keluarga dan teman korban yang menjemputnya, hanya mendapati RP seorang diri, sedangkan pelaku tidak berada di tempat.
"Setelah pulang, kami minta kepada korban dan keluarganya untuk memancing pelaku agar menyebutkan keberadaannya. Upaya tersebut beberapa kali gagal, hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumahnya, Selasa (31/1) petang," ujarnya.
Pesan Singkat
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tegal, Bripka Aris Maryono SH menambahkan, sebelum membawa kabur korban, pelaku meminta korban untuk bertemu di Terminal Slawi, pada Selasa (24/1) lalu, melalui pesan singkat di ponsel. Dia kemudian membawa korban ke rumahnya.
Berdasarkan keterangan pelaku kepada petugas, selama enam hari menginap di rumahnya, RP dinodai.
"Pelaku tinggal dengan neneknya yang sudah pikun. Jadi, dia tidak mengetahui keberadaan korban yang menginap selama enam hari di rumah itu," papar Aris.(K22-74)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad