panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Hukum
01 Februari 2012
Kematian Nasabah Citibank
Ada Enam Memar di Jasad Irzen
JAKARTA- Pemeriksaan jenazah Irzen Octa yang dilakukan ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dokter Mun'im Idris, menemukan memar di enam titik. Menurut Mun'im, enam titik memar tersebut berturut-turut adalah bagian perut, punggung, dada kiri bagian dalam, jaringan batang otak, tungkai kaki, dan paha bagian depan.
Sebagaian memar dapat dilihat secara kasat mata. ”Memar pasti timbul karena ada trauma. Ada trauma, ya, karena ada kekerasan,” ujar Mun'im dalam sidang kematian nasabah Citibank dengan terdakwa Boy Yanto Tambunan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/1).

Dia menegaskan, luka tersebut karena kekerasan tumpul pada saat Irzen masih hidup. Dalam autopsi yang dilakukan Mun'im, otak Irzen telah mencair. Pasalnya, autopsi itu dilakukan 22 hari pascakematian.
Mun'im mengakui menggunakan sebagian hasil autopsi yang dilakukan oleh ahli forensik, dokter Ade Firmansyah. ”Saya memeriksa untuk mencari dugaan luka-luka yang belum ditemukan,” tambahnya.

Permintaan Keluarga

Dalam pelaksanaannya, dia dibantu dua asisten. Autopsi yang dilakukan bukan untuk pro justitia lantaran permintaan tak diajukan oleh kepolisian. Permintaan autopsi ulang berasal dari keluarga korban melalui kuasa hukumnya.
Namun, hasil autopsi itu kemudian diserahkan ke penyidik atas persetujuan pihak keluarga. Menurut Mun'im, biaya autopsi ditanggung pihak keluarga.

Irzen Octa diketahui tewas saat diinterogasi oleh pihak Citibank di kantor Citibank, Menara Jamsostek, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan. Citibank menyangkal kasus tersebut terkait dengan mereka, kendati lima terdakwa merupakan debt collector kartu kredit Citibank. Penyangkalan itu karena Boy Yanto dkk merupakan pegawai outsourcing dan bekerja tak sesuai prosedur yang berlaku di Citibank.  (K24-25) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER