panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
31 Januari 2012
11 Rumah Disapu Puting Beliung

SLAWI-Angin puting beliung kembali mengamuk di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Minggu malam (29/1). Sedikitnya 11 rumah rusak yang tersebar di tiga desa, yakni Pucang Luwuk, Sikura dan Batunyana. Angin yang memutar itu juga merusak jaringan listrik di kecamatan tersebut.

Pantuan di lapangan, hujan lebat yang disertai angin puting beliung melanda Kecamatan Bojong sekitar pukul 19.00. Di Desa Pucang Luwuk, angin merusak tujuh rumah dan puluhan pohon cengkih yang siap panen. Di Desa Cikura merusak tiga rumah dan Desa Batunyana hanya satu rumah.

Sementara itu, sebuah pal listrik PLN di Tuwel, Kecamatan Bojong tertimpa pohon durian. Pal tersebut miring dan jaringan listrik menuju Kecamatan Bojong dan Bumijawa terputus dari mulai pukul 19.00 hingga pukul 03.00.

Jaringan listrik rusak juga terjadi di Desa Pucang Luwuk. Namun, jaringan listrik tersebut telah diperbaiki. Angin puting beliung juga merobohkan sebuah kandang ayam potong di Desa Lebakgoak, Kecamatan Lebaksiu. Ratusan ayam mati karena tertimpa reruntuhan kandang.

Menurut Rumli (60), warga Desa Pucang Luwuk, angin puting beliung yang berasal dari arah utara itu hanya berlangsung beberapa menit. Rumahnya yang terbuat dari kayu dan anyaman bambu tertimpa pohon cengkih depan rumah.

Nyaris Roboh

Akibatnya, rumah yang dihuni delapan jiwa itu nyaris roboh. Beruntung, pohon itu langsung disangganya dengan menggunakan bambu. ”Tidak ada yang terluka, tapi kami butuh bantuan untuk memperbaiki rumah ini,” kata Rumli.

Kepala Desa Pucang Luwuk, Akhmad Muisin menjelaskan, rumah warga di wilayahnya yang rusak akibat puting beliung sebanyak tujuh rumah di Dukuh Alang-alang.

Terparah rumah milik Rumli (60) dan Harun (70) yang tertimpa pohon cengkih. Sedangkan, lima rumah lainnya milik Toyah (42), Komarudin (45), H Sukron (50), Darus (43) dan Tarsono (46). Mayoritas rumah tersebut atapnya terbang dan rusak. ”Kerugian terbanyak dari tumbangnya puluhan pohon cengkih yang siap panen,” terangnya.

Camat Bojong, Imam Masykur mengungkapkan, selain di Desa Pucang Luwuk, kerusakan akibat angin tersebut juga terjadi di Desa Cikura sebanyak tiga rumah.

Satu rumah rusak berat milik Karso (60) RT 3 RW 1 dan rusak ringan milik Luruh (55) RT 2 RW 1 dan Si’in (45) RT 3 RW 1. Sedangkan satu rumah di Desa Batunyana masih dalam pendataan. ”Kerugian diperkirakan mencapai Rp 160 juta. Kami akan mengajukan bantuan ke Pemkab,” katanya. (H64-86) 

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER